Harun Yahya Judul Asli Allah Is Known Through Reason Penulis



Yüklə 0.81 Mb.
səhifə8/26
tarix18.01.2018
ölçüsü0.81 Mb.
1   ...   4   5   6   7   8   9   10   11   ...   26

Mari kita jelaskan ini dengan sebuah contoh. Apa pendapat anda jika melihat bayi yang baru lahir bisa berdiri selama beberapa jam setelah kelahirannya, mengumpulkan benda-benda yang ia butuhkan untuk membuat alas tidurnya (seperti selimut kapas, bantal, kasur), dan kemudian menyatukannya dengan rapi, membuat alas tidurnya dan berbaring di atasnya? Setelah anda pulih dari keterkejutan terhadap peristiwa ini, mungkin anda mengira bahwa bayi itu pasti diajari dengan cara yang luar biasa di rahim induknya untuk mengerjakan proses seperti itu. Kejadian ulat itu tidak berbeda dari bayi dalam contoh ini.


Ini sekali lagi mengarahkan kita pada kesimpulan yang sama: makhluk-makhluk hidup hadir ke dalam kehidupan, berkelakuan dan hidup dengan cara yang ditentukan oleh Allah Yang menciptakan mereka. Ayat Al-Qur'an yang menyatakan bahwa Allah memberi ilham kepada lebah dan memerintahkannya untuk membuat madu (Surat an-Nahl, 68-69) memberi contoh tentang rahasia besar dunia makhluk hidup. Rahasia ini adalah bahwa semua makhluk hidup tunduk kepada kehendak Allah dan mengikuti takdir yang ditentukan oleh Dia. Karena inilah lebah membuat madu dan ulat sutera membuat sutera.

KETERANGAN HALAMAN 41


Seekor ulat sutera di kepompongnya yang terpintal dengan benang sutera.


Sayap Yang Simetris
Bila kita pandang sayap-sayap kupu-kupu di gambar, kita lihat kesimetrisan sempurna yang terdapat pada sayap-sayap ini. Sayap-sayap yang seperti renda ini banyak dihiasi dengan pola, sorotan, dan warna yang masing-masing bagaikan karya seni.

Bila anda lihat sayap-sayap kupu-kupu ini, anda perhatikan bahwa pola dan warnanya pada kedua sisi sama persis, kendati anda lihat seteliti mungkin. Bahkan titik terkecil pun terdapat pada kedua sayap, yang dengan demikian menunjukkan kesimeterisan dan tatanan yang tidak bercacat.



KETERANGAN HALAMAN 43


Pola-pola yang anggun dan tegas pada kupu-kupu menunjukkan bahwa makhluk hidup ini bukan hasil kejadian kebetulan, melainkan berasal dari penciptaan yang hebat dan tanpa cacat.

Di samping itu, tak satu pun dari warna-warna di sayap-sayap tipis ini bercampur dengan yang lain, masing-masing terpisah dengan tegas dari yang lain. Sebenarnya, warna-warna ini terbentuk melalui penumpukan sisik-sisik mungil yang menggugus satu sama lain. Tidakkah merupakan keajaiban bagaimana sisik-sisik kecil, yang mudah tersebar dengan sentuhan lembut tangan anda, bisa tertata di kedua sayap tanpa kekeliruan sedikit pun di pembagiannya sehingga menghasilkan pola yang tepat sama? Pemindahan sebuah sisik tunggal pun akan menghancurkan kesimetrisan sayap dan merusak keindahannya. Namun demikian, anda tak pernah melihat kecampuradukan sayap kupu-kupu di bumi ini. Sayap-sayap itu rapi dan anggun seolah-olah dibuat oleh seniman. Sesungguhnya sayap-sayap tersebut buatan Pencipta Yang Agung.



Hewan dengan Leher Terpanjang: Jerapah


KETERANGAN HALAMAN 44


Seperti semua makhluk hidup lain, jerapah juga diciptakan dengan desain yang sempurna.

Jerapah mempunyai banyak karakteristik yang menakjubkan. Salah satunya adalah bahwa lehernya tegak pada 7 tulang belakang, sama dengan mamalia lainnya, walaupun leher ini sangat panjang. Fakta yang menakjubkan lainnya adalah bahwa jerapah sama sekali tidak memiliki masalah pemompaan darah naik ke otaknya di puncak lehernya yang panjang. Dengan sedikit berpikir saja akan terlintas betapa sulitnya keharusan pemompaan darah sedemikian tinggi. Namun jerapah tidak mempunyai masalah mengenai hal ini, karena jantungnya dilengkapi dengan perlengkapan untuk memompa darah setinggi sesuai dengan keperluannya. Ini memungkinkan jerapah menjalani kehidupannya tanpa susah-payah.



KETERANGAN HALAMAN 45


Dialah Allah, Maha Pencipta, Maha Pembuat, Maha Pembentuk rupa, Yang mempunyai nama-nama yang indah; segala sesuatu yang di langit dan di bumi memurnikan dan mengagungkan-Nya; Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana. (Surat al-Hasyr, 24)

Sekalipun begitu, jerapah masih menghadapi masalah lain ketika minum air. Pada dasarnya, jerapah mestinya mati karena tekanan darah yang tinggi setiap membungkukkan leher untuk minum air. Akan tetapi, sistem yang sempurna di lehernya meredam risiko ini dengan lengkap. Ketika jerapah membungkuk, katup-katup di kantung lehernya menutup dan mencegah darah yang berlebihan akibat aliran ke otak.

Tidak ada keraguan bahwa jerapah tidak memperoleh ciri-ciri ini dengan merencanakannya menurut kebutuhannya. Bahkan lebih tidak masuk akal bila mengatakan bahwa semua perlengkapan penting ini dibentuk seiring dengan berlalunya waktu melalui proses evolusi secara bertahap. Supaya tetap hidup, jerapah membutuhkan sistem pemompaan untuk mengalirkan darah ke otak dan sistem katup untuk mencegah tekanan darah yang tinggi sewaktu membungkuk. Jika salah satu dari karakteristik ini tidak ada atau tidak berfungsi dengan tepat, maka mustahil bagi jerapah untuk terus hidup.

Kesimpulan yang harus ditarik dari semua ini adalah bahwa spesies jerapah lahir ke dunia dengan segala karakteristiknya yang amat penting bagi kehidupannya. Mustahil bagi makhluk yang tidak menguasai tubuhnya untuk mendapatkan ciri-ciri dasarnya secara sengaja. Jadi, ini jelas-jelas membuktikan bahwa jerapah diciptakan melalui penciptaan yang disengaja, yaitu oleh Allah.



Penyu Laut
Penyu-penyu laut hidup di gelombang samudera dengan bergerombol menuju pantai bila tiba saatnya untuk berkembang biak. Walaupun ini bukan pantai biasa. Pantai yang mereka datangi untuk berkembang biak pasti tempat kelahirannya.15 Kadang-kadang penyu laut harus melakukan perjalanan sejauh 800 kilometer untuk tiba di sana. Namun perjalanan yang panjang dan keras tidak mengubah keadaan ini. Mereka tiba di pantai tempat kelahiran mereka untuk melahirkan keturunan mereka, apa pun yang terjadi.



Dostları ilə paylaş:
1   ...   4   5   6   7   8   9   10   11   ...   26


Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2017
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə