Syarat taubat nasuha mubin Ahmad Amin Rp. 000, 108 hlm/ saku



Yüklə 467,02 Kb.
səhifə1/10
tarix27.10.2017
ölçüsü467,02 Kb.
#16139
  1   2   3   4   5   6   7   8   9   10

01. 4 SYARAT TAUBAT NASUHA

Mubin Ahmad Amin

Rp. 5.000,-

108 hlm/ saku

Hai orang-orang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sungguh. Semoga Tuhanmu menghapuskan dosa-dosamu, Dan memasukkan kamu ke sorga-sorga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya.(At-Tahrim: 8)



02.7 KUNCI KELUARGA SAKINAH

Syaikh Shaleh bin Ibrahim Syaibani

Rp. 5.000,-

96 hlm/saku

Dan orang-orang yang berkata:”Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.” (Al Furqon:74)



03. 12 NAMA-NAMA SURGA DAN PENGHUNN

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah

Rp. 5.000,-

80 hlm/saku

Rasulullah bersabda:

“Maukah kalian aku beritahukan siapa di antara kalian yang menjadi penghuni surga? Nabi berada di surga. Orang yang jujur berada di surga. Orang yang syahid berada di surga. Orang yang mengunjungi saudaranya di pinggiran kota dan ia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah berada di surga. Dan wanita-wanita kalian menjadi penghuni surga adalah wanita-wanita yang penyayang dan melahirkan anak banyak. Jika suaminya marah atau ia sendiri marah, maka ia segera meletakkan tangannya di atas tangan suaminya lalu berkata ‘Saya tidak bisa tidur nyenyak hingga engkau ridha kepadaku’.” (Diriwayatkan An Nasa’i)

04. 29 SEBAB TERTUTUPNYA PINTU HIDAYAH

Shalih Bin Muqbil Al-Ushaimi

Rp. 5.000,-

110 hlm/saku

Jika Anda tersesat dan kehausan di tengah hutan belantara, bakal sudah habis dan di kanan kiri terbentang bahaya maka saat itu munculnya seseorang yang menunjukkan jalan dan memberikan seteguk air adalah suatu kebutuhan yang tak bisa ditawar dan ditunda.

Demikianlah ilustrasi kebutuhan setiap hamba terhadap petunjuk Tuhannya. Bahkan kebutuhan kepada petunjuk itu sebenarnya tak bisa diulur dan dihinggakan. Tetapi terkadang, ada saja kendala-kendala untuk menggapai hidayah.

05. 50 CARA MENEPIS HAWA NAFSU

Ibnu Qayyim Al Jauziyah

Rp. 5.000,-

112 hlm/saku

Ibnu Qayyim berkata,”Orang yang mengikuti hawa nafsu adalah orang yang berpaling dari penerapan hukum Al-Qur’an dan Sunnah. Dia menganggap tidak cukup berpijak kepada keduanya, sehingga ia merasa perlu berpijak kepada yang lain, entah berupa lintasan khayalan, pikiran, maupun perkataan manusia. Dengan begitu tampaklah kerusakan di dalam fitrahnya, kegelapan di dalam hatinya, kekeruhan di dalam pemahamannya, dan keburaman di dalam akalnya. Sehingga bid’ah mengambil alih kedudukan sunnah di matanya. Hawa nafsu mengambil kedudukan akal. Kesesatan mengambil kedudukan petunjuk, kemungkaran mengambil alih kedudukan kebajikan. Kebodohan mengambil alih kedudukan ilmu, dan kebatilan mengambil alih kedudukan kebenaran



06. 50 PERISAI MUKMIN

Abdurrahman Al-Mukaffi

Rp. 5.000,-

96 hlm/saku

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari benda-benda yang ditaubat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu mnggetarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya, sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya



07. 70 TOKOH WANITA DALAM KEHIDUPAN RASULULLAH

Ahmad Khalil Jam’ah

Rp. 52.000,-

576 hlm/sedang-hc

Sesungguhnya sirah (tingkah laku) orang-orang salih itu merupakan tarbiah praktis dan batiniah. Alasan dari semua itu adalah karena tarbiah dengan cara meneladani merupakan kiat terbaik dalam rangka mengasuh potensi ruhiah, menghaluskan perasaan, dan bergerak maju pada jalan ketakwaan dengan ismah. Banyak penulis yang berupaya membukukan sirah para tokoh Muslim. Para penulis berupaya menonjolkan berbagai peran besar yang telah dimainkan para tokoh tersebut. Pengaruh para tokoh yang salih sangat besar di masa hidup dan di masa setelahnya. Bahkan, kisah para tokoh salih dapat dan masih dijadikan pelajaran di masa sekarang.

Ahmad Khalil Jama’ah, penulis buku ini menceritakan para tokoh wanita di zaman Rasulullah. Lebih tepatnya 70 tokoh wanita di sekitar kehidupan Rasulullah. Wanita yang disebutkan dalam buku ini dipuji oleh Rasulullah dengan berbagai pujian, sesuai dengan tingkatan masing-masing.

Dalam buku ini terdapat kisah wanita bidadari. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,”Barangsiapa merasa senang melihat wanita bidadari, maka hendaknya melihat Ummu Rauman,” Terdapat pula kisah tentang Umamah binti Abu Al-Ash Radhiyallahu Anha, keluarga Rasulullah yang paling dicintai oleh beliau. Kisah tentang Ummu Ayyub Al-Anshariyah Radhiyallahu Anha tidak mungkin dilupakan karena jasanya yang besar, dia adalah orang yang membuatkan makanan kepada Rasulullah selama tujuh bulan, ketika beliau tinggal di rumah wanita tersebut. Kisah tentang istri Yasir yang bernama Summayah binti Khubbath Radhiyallahu Anha merupakan salah satu cerita yang sangat menarik mengenai wanita mulia ini, “Bergegaslah dan kunjungi seorang syahidah itu!” Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,”Allah memberikan hadiah kesyahidan, tinggallah engkau dalam rumah. Sesungguhnya engkau adalah seorang syahidah.” Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Bersabarlah wahai keluarga Yasir, dijanjikan surga untuk kalian.” Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,”Ya Allah, janganlah Engkau siksa satu orang pun dari keluarga Yasir dengan api neraka.”

Banyak hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik dari kisah-kisah yang terdapat dalam buku ini. Dalam buku ini sengaja tidak dibahas tentang para istri Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam karena pembahasan tentang mereka terdapat pada buku Istri-istri Nabi. Begitu juga halnya dengan putri-putri Nabi, kisah tentang mereka terdapat dalam buku tersendiri.

08. 125 TIP MANAJEMEN WAKTU

Abu Al-Qa’qa bin Shalih bin Ishaq Ash-Shai’iri

Rp. 22.500,-

252 hlm/sedang

Waktu merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Allah sering bersumpah dengan waktu. Akan tetapi, banyak orang yang tidak menyadari arti pentingnya waktu. Mereka menyia-nyiakan waktu dengan bermalas-malasan. Bagi orang yang aktif memanfaatkan waktu, banyak juga yang tidak mengetahui prioritas dalam memanfaatkan waktunya. Mereka menggunakan waktu sesuka hatinya. Mereka menganggap telah menggunakan waktunya intuk hal yang bermanfaat, padahal dalam pandangan agama, itu semua merupakan kesia-siaan. Bahkan, mereka menggunakannya untuk bermaksiat kepada Allah.

Seharusnya mereka menyadari bahwa waktu hidup di dunia akan dihisab. Sesungguhnya mengetahui perjalanan orang-orang shalih dan mengetahui sejauh mana kesungguhan mereka memanfaatkan usia dalam ketaatan dapat menyalakan semangat dan membangkitkan kesungguhan dalam hati seorang Muslim. Orang salih memanfaatkan detik-detik usianya untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini dapat kita baca dalam cerita dan berita tentang para salaf.

Dalam lembaran buku ini Anda akan melihat beragam cara untuk memanfaatkan waktu. Penulis buku memberikan contoh-contoh yang sangat baik dan bermanfaat untuk kehidupan dunia dan akhirat. Setelah membaca buku ini dan mengamalkan isinya. Anda tidak akan lagi menyia-nyiakan waktu walau hanya sesaat untuk kesia-siaan.



10. 500 TANYA JAWAB WANITA MUSLIMAH

Abdul Muththalib Hamd Utsman

Rp. 11.000,-

146 hlm/sedang

500 Tanya Jawab Wanita Muslimah adalah buku praktis yang disajikan dalam bentuk tanya-jawab seputar keislaman. Di tengah hiruk pikuk kesibukan wanita Muslimah sebagai ibu, istri, dan anak putri, suguhan buku ini sangatlah tepat. Pembahasan Al-Qur’an, hadits, pengetahuan umum bahkan sampai main tebak-tebakan pun menjadi materi tanya jawab yang tersaji dengan asyik dalam mengisi waktu senggang dan istirahat Anda di manapun.



11. 35 SEBAB AMPUNAN DOSA

Fatin binti Abdul ‘Aziz

Rp. 11.000,-

168 hlm/sedang

Sesungguhnya risalah yang berharga ini, sangat bermanfaat dengan izin Allah bagi setiap orang yang senantiasa kembali kepada Allah Ta’ala dan segera bertaubat sebelum terlewatnya waktu. Allah Azza wa Jalla telah memerintahkan kita bertaubat dan menganjurkannya. Taubat yang semurni-murninya adalah taubat jujur yang disertai dengan penyesalan atas apa yang telah lalu, dan berazam untuk tidak kembali mengulangi perbuatan dosa.

Yang paling berbahaya bagi kebanyakan manusia adalah penundaan. Yaitu mengakhirkan taubat dan senantiasa berkata; “Nanti saya akan bertaubat,” sebab yang memperdayakan mereka adalah panjang angan-angan, kesehatan yang sempurna dan tergantung dengan dunia.

Kita memohon kepada Allah Ta’ala untuk membangkitkan hati kita agar selalu berbekal untuk setelah mati. Sesungguhnya ajal datang dengan tiba-tiba, maka wajib bagi seorang hamba untuk selalu menyegerakan taubat dan selalu beramal shalih, introspeksi diri, memperbanyak istighfar dan tidak putus asa dari rahmat-Nya. Tidak ada yang putus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir. Insya Allah, buku kecil ini sangat bermanfaat.



12. ADAB BERGAUL

Fariq bin Gasim Anuz

Rp. 17.000,-

156 hlm/sedang

Cita-cita tertinggi seorang Muslim ialah agar dirinya dicintai Alah dan menjadi orang bertakwa. Itu semua dapat diperoleh dengan menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak manusia. Di antara tanda-tanda seorang dicintai Allah, yaitu jika dirinya dicintai oleh orang-orang shalih, diterima di hati mereka. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,”Sesungguhnya, jika Allah mencintai seorang hamba, ia memanggil Jibril dan berkata,”Sesungguhnyaa Aku mencintai si Fulan, maka cintailah dia.’ Lalu Jibril mencintainya dan menyeru kepada penduduk langit. ‘ Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan, maka cintailah ia.’Maka mereka (penduduk langit) mencintainya. Kemudian, ia menjadi orang yang diterima di muka bumi.” (Diriwaytkan Bukhari dan Muslim)

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam diutus untuk menyempurnakan akhlak. Beliau adalah seorang manusia yang berakhlak mulia. Allah berfirman,”Dan sesungguhnya engkau berada di atas akhlak yang agung.” (al –Qalam: 4)

Kita diperintahkan untuk mengikuti beliau, taat, dan menjadikannya sebagai teladan dalam hidup. Allah tealh menyatakan dalam firman-Nya,”Sungguh telah ada pula diri Rasulullah itu contoh teladan yang baik bagi kalian.” (Al Ahzab: 21)

Dengan mempraktekkan adab yang baik dalam bergaul, maka kita akan dapat memperoleh manfaat, yaitu berupa ukhuwah yang kuat di antara umat Islam. Ukhuwah yang dilandasi iman dan keikhlasan kepada Allah. Disebabkan tidak dipraktekkannya adab bergaul yang baik di antara sesama manusia sehingga banyak terjadi kerenggangan, bahkan permusuhan. Bahkan, adakah yang haq dijauhi oleh manusia, jika tidak diberengi dengan akhlak yang baik. Oleh karena itu, adab bergaul sangat perlu dipelajari dan diamalkan.

Kita harus mengetahui bagaimana adab terhadap orang tua kita, adab terhadap saudara kita, adab terhadap istri kita, adab seorang istri terhadap suaminya, adab terhadap teman sekerja, adab terhadap atasan, dan adab terhadap bawahan. Jika kita seorang da’i atau guru, maka kita harus mengetahui bagaimana adab bermuamalah dengan da’i atau guru lainnya, dan dengan orang yang didakwahi. Begitu pula seorang murid harus mengetahui adab terhadap gurunya. Demikianlah, apa pun jabatan dan kedudukannya, seseorang harus mengetahui etika atau adab-adab dalam bergaul.



13. ADAB MUSLIMAH BERHIAS

Asma’ Karimah

Rp. 5.000,-

120 hlm/saku

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taa’tilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al-Ahzab:33)



14. ADAB ZIARAH KUBUR

Amr Abdul Mun’im

Rp. 5.500,-

76 hlm/sedang

Mungkin kita akan bertanya, apakah boleh wanita ziarah kubur? Sebab, telah tersebar di kalangan kita bahwa wanita tidak diperkenankan ziarah kubur. Jika dilarang, apakah ada alasan yang melarang wanita untuk berziarah? Jika boleh, apakah ada adab-adab yang disyariatkan bagi wanita dalam ziarah kubur?

Insya Allah, buku ini akan membahas secara singkat seputar hukum ziarah kubur bagi wanita beserta adab-adabnya dengan menyebutkan hadits-hadits yang menunjukkan diperbolehkannya para wanita untuk ziarah kubur.

15. ADAKAH MAULID NABI MUHAMMAD?

Abdullah bin Abdul Aziz At-Tuwajiry

Dakhilullah bin Bakhit al-Mathrafi

Rp. 18.000,-

172 hlm/sedang

Adakah perayaan Maulid Nabi Shallalahu Alaihi wa Sallam dalam Islam? Apakah Rasulullah Shallalahu Alaihi wa Sallam, atau para shahabat, tabi’ut-tabi’in sebagai generasi terbaik dari umat ini mengadakan perayaan maulid? Siapakah orang yang pertama kali membuat perayaan maulid? Bagaimanakah kondisi masyarakat di saat itu? Bagaimana pula cara mereka merayakan maulid? Benarkah dengan perayaan maulid membuktikan cinta kita kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam? Insya Allah dengan nash-nash yang shahih, buku ini menyajikan kedudukan perayaan Maulid Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dengan gamblang.



16. AL-AHKAM AL-SUTHANIYYAH

Imam Al-Mawardi

Rp. 51.000,-

472 hlm/besar-hc

Bagaimana konsep kenegaraan versi Islam, agama yang ditegaskan Allah Ta’ala sebagai rahmat untuk semua alam semesta, agama yang diturunkan sebagai pamungkas agama-agama samawi, dan akidah aplikatif yang menghasilkan nidzam (sistem) yang universal dan integral? Bagaimana ketangguhannya dalam menghadapi badai zaman dan pengaruhnya dalam pemerintahan dan rakyat yang menjadi obyek penerapannya? Apa rahasia ketangguhannya hingga sampai detik ini ia tegar dan tidak terusik, kendati musuh-musuh Islam telah merobohkan bangunannya (Daulah Utsmaniyah di Turki) melalui antek-anteknya pada tahun 1924? Apa kuncinya hingga orang-orang non-Muslim dulu justru merasa nyaman hidup di bawah naungannya? Bagaimana cara penerapannya hingga negara menjadi stabil, rakyat patuh kepadanya dan keadilan merata dirasakan semua pihak?

Jika Anda mengkaji ayat-ayat Al-Qur’an, hadits-hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, dan hukum-hukum fiqh atau masalah-masalah yang disepakati para Khalifah Rasyidin, dan generasi sesudahnya, maka Anda lihat bahwa Syariat Islam ini sangat sarat dengan prinsip-prinsip sistem politik, sistem moneter, sistem pemerintahan, sistem peradilan, dan aspek-aspek lain yang dibutuhkan negara.

Bagaimana detail sistem politik, sistem moneter, sistem pemerintahan dan sistem peradilan versi Islam tersebut, maka buku Al-Ahkam As-Sulthaniyyah adalah jawabannya. Inilah buku politik pertama dalam Islam yang ditulis pakar tata negara Islam, hakim pada Negara Bani Abbasiyah, imam bagi para pengikut madzhab Imam Syafi’i pada zamannya, ahli fiqh, ahli ushul fiqh, pakar bahasa Arab, dan pakar tafsir, Imam Al-Mawardi Rahimahullah.

Seperti diakui Imam Al-Mawardi Rahimahullah dalam kata pengantar buku ini, bahwa ia menulis buku ini atas instruksi langsung dari khalifah ketika itu, karena saat itu belum ada pembukuan konsep kenegaraan Islam yang tercecer di banyak buku-buku fiqh. Oleh karena itu, ia merangkum konsep-konsep kenegaraan yang ada dalam buku-buku fiqh hingga tersusunlah buku ini untuk menjadi sebuah manual book bagi penyelenggaraan negara oleh kepala negara, dan semua aparatnya.

Nah, untuk pembaca kaum Muslimin, inilah mutiara kita bersama telah kami hadirkan, dengan harapan mudah-mudahan kehadiran buku ini bisa menjadi titik terang, kesadaran dan kebangkitan Daulah Islamiyyah! Amin.



17. ALAM JIN

Imam As-Suyuthy

Rp. 26.000,-

252 hlm/besar

Jin termasuk topik cukup rentan yang bersentuhan dengan akidah Muslim. Ada sebagian orang yang tersesat karena pemikiran yang salah tentang jin dan Ifrit, sehubungan dengan keberadaan, asal-muasal, pernikahan, kemampuan, tempat tinggal mereka, dan berbagai masalah yang bersifat khusus tentang mereka.

Agar kita dapat berpikir dengan suatu pemikiran yang lurus, tidak menyimpang dan tidak tersesat, maka pertama-tama kita harus merujuk ke sumber syariat, yaitu Al-Qur’an Al-Azhim. Kita harus mengkaji berbagai masalah itu menurut batasan ayat-ayatnya.

Setelah itu kita harus mencari dari sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan penafsiran yang beliau sampaikan kepada kita tentang topik ini, yaitu berupa sabda beliau yang shahih. Kemudian barulah kita mengambil dari perkataan para shahabat dan orang-orang salaf yang shahih.

Buku ini membicarakan dengan tuntas pembahasan tentang jin. Al-Imam As-Suyuthi telah menyajikannya dengan cukup apik, bahasan yang mudah dipahami, singkat, dan memuaskan, yang diacukan kepada dalil-dalil dari Al-Kitab dan As-Sunnah

18. AL-IMAN

Ibnu Taimiyah

Rp. 34.000,-

332 hlm/besar

Pada saat ini hampir tidak pernah ditampakkan perbedaan sebutan antara iman dan Islam, antara orang Mukmin dan Muslim. Sehingga kalangan awam benar-benar asing tentang masalah ini. Padahal, perbedaan antara dua sebutan ini sangat krusial dan secara nyata sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an. Ambil contoh, penolakan Allah terhadap sekumpulan orang Badui yang mengaku sebagai orang-orang yang beriman dan hanya memberi sebutan Islam kepada mereka atau penyerahan diri. Apa pasal? Karena iman memiliki beberapa syarat, sehingga orang yang memilikinya patut mendapat sebutan orang Mukmin.

Jangan kira kalau seseorang sudah mengucapkan syahadatain, tanpa amal, tanpa ketaatan dan tanpa qurbah, atau bahkan sebaliknya, ia melakukan dosa dan kedurhakaan, maka dia akan mendapat jaminan surga tanpa hisab. Toh orang munafik pun, yang kelak berada di tingkatan paling bawah dari neraka, juga dapat melakukannya. Jangan terkecoh oleh seseorang yang fasih kata-katanya, yang menyandang sebutan ulama atau kiai di tengah komunitasnya, tapi imannya di sisi Allah ternoda. Sebab boleh jadi dia hanya layak menyandang sebutan Muslim dan tidak patut menyandang sebutan Mukmin.

Jelasnya, setiap Mukmin disebut orang Muslim, namun tidak setiap Muslim disebut orang Mukmin. Lebih jelasnya lagi, iman memiliki permulaan dan kesempurnaan, memiliki zhahir dan batin. Masing-masing dari dua unsur ini tidak lepas dari ikatan yang harus diperhatikan.

Kitab ini termasuk salah satu karya Ibnu Taimiyah yang kesohor, karena di dalamnya diuraikan banyak hal berkaitan dengan masalah iman dan Islam, kekufuran dan kemunafikan, dan perbedaan pendapat di antara berbagai golongan dari ulama seputar masalah-masalah ini.

19. AL-KABAIR

Imam Adz-Dzahabi

Rp. 34.000,-

362 hlm/besar

Buku itu ditulis oleh seorang ulama di abad ke delapan Hijriyah. Ia adalah Syamsuddin Muhammad bin Qaimaz At-Turkumani, Al-Fariqi, Ad-Dimasyqi, Asy-Syafi’i, lebih populer dengan sebutan Adz-Dzahabi. Al-Kabair adalah termasuk buku andalannya, yang memberikan terapi bagi permasalahan-permasalahan yang berguna dalam kehidupan dunia dan akhirat. Ia mencoba mendekatkan kepada imajinasi seputar perkara-perkara yang sulit dipahami sebagaimana dalam kitab-kitab ilmiyah yang khusus ditulis untuk para ulama dan kaum terpelajar.

Sesuai dengan judulnya, penulis memberikan rincian seputar kabair (dosa-dosa besar), yang kesemuanya merupakan jenis kemaksiatan yang diberlakukannya hukum hudud di dunia atau ancaman di akhirat. Mengapa ada perbedaan antara dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil? Karena dalam dosa-dosa besar terdapat keterpautan kadar satu dengan lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berpatokan bahwa dosa-dosa besar berlaku hukum hudud atasnya, ancaman, laknat, pelepasan diri, dan tiadanya keimanan sebagai patokan yang paling relevan.

Dalam Al-Kabair ini, tergambar bahwa Adz-Dzahabi sangat peduli terhadap berbagai kemaslahatan, pelurusan akidah serta moral manusia. Disajikan dengan bahasa yang mudah, metode yang jelas dan menawan serta jauh dari hal-hal yang diada-adakan. Karenanya sangat bermanfaat bagi para khatib dan penceramah sekaligus peringatan bagi orang-orang yang lengah dan bingung. Di samping sebagai penghardik bagi orang-orang durhaka dan menyimpang dari kebenaran, juga penuntun bagi orang-orang yang berhasrat melalui jalan Allah demi mendapatkan keridhaan-Nya.



20. AL-QUR’AN & AS-SUNNAH BICARA WANITA

As-Sayyid Muhammad Shiddiq Khan

Rp. 56.000,-

592 hlm/besar-hc

Seperti disebutkan dalam riwayat At-Tirmidzy, kaum wnaita di Madinah mengutus salah seorang di antara mereka, Ummu Ammarah menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, untuk menyampaikan semacam tuntutan. Pasalnya berbagai macam kebaikan seakan-akan hanya diperuntukkan bagi kaum laki-laki. Lalu mana bagian kami? Begitulah inti tuntutan mereka. Demikian pula apa yang dikatakan Ummu Salamah,”Wahai Rasulullah, saya tidak mendengar Allah menyebut para wanita di dalam Al-Qur’an sehubungan dengan masalah hijrah.” Karena itu turunlah wahyu dalam surat Al-Ahzab ayat 35 dan Ali Imran ayat 195, berupa penjelasan tentang kedudukan laki-laki dan wanita yang sama di hadapan Allah.

Wanita adalah separuh bagian dari umat manusia dan bahkan prosentasenya lebih banyak jika dibandingan dengan kaum laki-laki. Artinya, wanita merupakan potensi yang tidak bisa dianggap enteng dalam kancah kehidupan.

Wanita adalah saudara kandung laki-laki, yang ditempatkan sejajar dalam kewajiban syari’at, kecuali dalam hal-hal yang memang dikecualikan bagi mereka. Tidak ada kebaikan yang disebutkan di dalam Al-Qur’an atau As-Sunnah, melainkan wanita juga diperintahkan untuk melaksanakannya. Tidak ada satu keburukan yang disebutkan di dalam Al-Qur’an atau As-Sunnah, melainkan wanita juga diperintahkan meninggalkannya. Sama dengan kaum laki-laki.

Setiap masalah yang disebutkan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, dipaparkan di dalam buku ini, walaupun masalah yang sekecil apa pun yang memang berkaitan dengan wanita. Karena itu pula kami hadirkan buku ini, agar para wanita khususnya dapat mengetahui apa saja yang dibicarakan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah sehubungan dengan dunianya.

21. AMERIKA MENOLAK PRESIDEN AMERIKA

Ahmad Mansur Suryanegara

Rp. 6.000,-

104 hlm/sedang

Sampai hari ini, dari awal revolusi Amerika Serikat hingga Bill Clinton diangkat sebagai presiden ke-41 (1775-1999), berproses waktu selama 224 tahun lamanya, belum seorang pun wanita politikus menjadi calon presiden dan kemudian terpilih oleh masyarakat pemilih Amerika Serikat. Apalagi belum pernah dalam perjalanan sejarah Amerika Serikat, rakyat mengangkaat anak presiden menjadi calon presiden. Mengapa?

Apakah Amerika Serikat, Sang Pendekar Demokrasi, masih bertindak diskriminasi terhadap wanita? Ataukah disebabkan kebiasaan di kalangan elite wanita yang lebih menyukai playing dumb-memainkan peran membisu? Dan, mengapa sebaliknya Amerika Serikat sangat menginginkan negara berkembang sebagai “pengekor” mereka dipimpin oleh wanita? Buku yang ditulis tokoh Sejarawan Muslim ini, dapat menjadi pelajaran bagi siapa saja yang ingin kembali melihat sejarah terlahirnya “demokrasi prematur” Amerika Serikat dan keterkaitannya dengan peran wanita di panggung politik.


Yüklə 467,02 Kb.

Dostları ilə paylaş:
  1   2   3   4   5   6   7   8   9   10




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2024
rəhbərliyinə müraciət

gir | qeydiyyatdan keç
    Ana səhifə


yükləyin