Bab data dan analisa sumber Data a. Sumber Data Film



Yüklə 96,73 Kb.
tarix17.01.2019
ölçüsü96,73 Kb.


BAB 2

DATA DAN ANALISA

2.1 Sumber Data

a. Sumber Data Film :

- Naga Bonar, tahun 1987

- Naga Bonar (jadi) 2, tahun 2007
b. Sumber Data Literatur buku :

- Anthony Reid, Sumatera Revolusi dan Elite Tradisional

- Muhammad Mice Misrad, Politik Santun dalam Kartun

- 101 Humor Lalu Lintas

- Benny & Mice, Lagak Jakarta 100 Tokoh yang mewarnai Jakarta
c. Sumber Data Literatur internet :

- http://id.wikipedia.org

- http://www.google.com

- http://ngupingjakarta.blogspot.com

- http://www.indowebster.com

- http://kaskus.us/


d. Sumber Data Wawancara :

- Budiyati Abiyoga sebagai pemilik hak cipta Naga Bonar


2.1.1 Pemilihan Media

Media yang digunakan penulis untuk pembuatan tugas akhir adalah menggunakan animasi berupa serial 3D dengan hasil akhir berupa trailer video untuk film nagabonar yang berdurasi 60-90 detik. Sedangkan untuk tiap episodenya akan dibuat sekitar 3-5 menit dengan cerita lepas tetapi tetap ada benang merah di setiap episodenya.




2.1.2 Data Pembanding

Beberapa kompetitor bagi serial animasi yang akan penulis ini berupa serial TV komedi di Indonesia seperti ;



a. Opera Van Java

Opera Van Java (disingkat OVJ) adalah acara komedi di stasiun televisi Indonesia, Trans 7. Ide acaranya adalah pertunjukkan wayang orang versi modern. Di OVJ, aktor dan aktris yang mengisi acara diberi aba-aba untuk berimprovisasi tanpa menghafal naskah sebelumnya, dengan panduan seorang dalang.

Para "wayang" diperankan oleh beberapa pelawak, seperti NunungAzis GagapAndre Taulany, dan Sule. Dalang diperankan Parto Patrio. Adapula para pemain musik tradisional lengkap dengan alat musik khas Jawa dan sinden yang menyanyikan lagu pop. 

Lakon-lakon yang dimainkan biasanya tentang cerita rakyat Indonesia yang dimodifikasi, cerita tentang karir seseorang yang terkenal, cerita rekaan, cerita hantu, cerita dari negara lain, atau cerita dari hal-hal yang sedang populer.

Keunikan OVJ adalah lawakan dilakukan dengan improvisasi dan mengandalkan panduan dalang, namun selalu berantakan karena para pelawak pasti melenceng dari garis besar yang dibacakan dalang. Kalau sudah seperti itu, sang dalang sendiri akan turun tangan dengan perasaan kesal karena diabaikan. Ia akhirnya ikut naik ke panggung dan mengawasi cerita, seringkali ikut campur atau bahkan malah dipermainkan.
b. Bajaj Bajuri

Bajaj Bajuri adalah serial sinetron televisi Indonesia yang ditayangkan oleh stasiun Trans TVANTV,dan SCTV. Sinetron ini menceritakan tentang kisah sebuah keluarga sederhana Betawi, yaitu keluarga Bajuri dan Oneng, yang berpenghasilan pas-pasan karena sang suami hanyalah seorang sopir bajaj sedangkan sang istri membuka salon kecil-kecilan. Kehidupan mereka yang sederhana beserta lingkungan sekitarnya ditampilkan untuk menggambarkan situasi kodnisi masyarakat kebanyakan kampung gong lechar di Jakarta.

Hingga saat ini Bajaj Bajuri merupakan Sinetron, Sinetron Komedi, Live-Action Sinema, FTV, dan Sinetron Ramadan yang paling lama tayang, jika ditotalkan sudah berjumlah 1065 episode, sudah termasuk dengan Bajaj Baru Bajuri dan Salon Oneng.

c. Suami-suami Takut Istri

Suami-suami Takut Istri adalah sitkom yang ditayangkan di Trans TV. Suami-suami Takut Istri mengangkat fenomena suami-suami yang tinggal di suatu area perumahan. Mereka semua memiliki kesamaan yaitu berada di bawah dominasi istri-istri mereka. Perasaan "senasib sepenanggungan" ini tumbuh makin kuat, sehingga mereka membentuk aliansi tidak resmi bagi suami-suami yang takut istri ini. Mereka saling mendukung dan mencela, saling menguatkan agar tidak lagi mau ditindas, walaupun seringkali sang pemberi nasihat justru masih takut istri juga. Para istri di komplek perumahan tersebut juga membentuk perkumpulan yang sama. Mereka saling memberi dukungan agar tidak kehilangan kendali atas suami-suami mereka.

Serial ini telah melebihi 600 episode. Setelah sukses di televisi, sitkom ini akan difilmkan dan direncanakan akan ditayangkan pada Lebaran mendatang.
d. Warkop DKI

Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas PancasilaJakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors.

Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori. Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (Jawa), Acing/Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedangkan Dono sendiri hanya berperan sebagai Slamet (Jawa).
Dan ada juga pesaing-pesaing serial komedi dari luar negeri seperti ;

a. Shaun the sheep

Serial animasi ini tentang domba yang bernama Shaun yang memiliki kecerdasan seperti manusia, kreativitas, dan tingkah laku dalam lingkungan peternakan. Di dalam episode Shaun the Sheep, selalu ada masalah dari kawanan domba dan peternak yang membuat Shaun "turun tangan" menyelesaikan masalah tersebut. Berbagai adegan lucu juga dihadirkan dalam seri animasi ini. Animasi Shaun the Sheep ini seperti komedi diam klasik, karena tidak ada dialog atau percakapan dengan bahasa yang ditampilkan dalam animasi ini, sekalipun manusia. Tetapi, beberapa ekspresi ditambahkan seperti geraman sederhana, embikan, atau beberapa ekspresi lain yang seperti manusia yang melambangkan suasana hati masing-masing


b. The Simpson

The Simpsons adalah sebuah serial kartun komedi Amerika Serikat yang populer. Simpsons diciptakan oleh Matt Groening dan mulai ditayangkan sebagai potongan acara Tracey Ullman Show pada tahun 1987.

Setiap episode Simpsons berfokus pada kehidupan keluarga Simpsons yang terdiri dari Homer, Marge, Bart, Lisa dan Maggie. Keluarga Simpsons ini disertai banyak tokoh-tokoh pendukung yang sendiri juga telah cukup dikenal para penontonnya.

Meskipun berformat kartun, Simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang kontroversial, misalnya tentang politik dan homoseksualitas. Serial ini sukses karena humor-humornya yang mengena pada penonton dan kreatif. Selain itu, Simpsons juga banyak mengundang pengisi suara tamu, baik aktorpolitikusolahragawan, dll.


c. Oscar the oasis

Oscar adalah kadal yang tinggal di padang pasir . Sebuah jalan dengan beton aspal berjalan melalui daerah itu dan digunakan oleh truk berbagai sesekali. Banyak sampah yang mengotori padang pasir dan karakter utama mereka senantiasa menggali dan menemukan berbagai item untuk hiburan mereka. Oscar biasanya mencari air atau makanan untuk dirinya sendiri. Beberapa cairan kadang-kadang ditemukan di dalam botol. Oscar suka makan telur, ia biasanya mencoba mencuri dari kandang ayam untuk di dekatnya. 
2.2 Data produk

2.2.1 Filmografi nagabonar

- 1987 Naga Bonar 1

- 2007 Naga Bonar (jadi) 2

- 2008 Naga Bonar 1 dirilis ulang dengan menampilkan dialog yang direkam ulang oleh para actor aslinya, dan music pengiring yang direkam ulang oleh Singapore Chamber Orchestra.


2.2.2 Penghargaan

a. Festival Film Indonesia 1987 untuk Naga Bonar 1:

- Pemeran pria terbaik : Deddy Mizwar

- Pemeran pendukung wanita terbaik : Roldiah Matulessy

- Skenario asli terbaik : Asrul Sani

- Tata suara terbaik : Hadi Artomo

- Cerita Asli terbaik : Franki Raden
b. Festival Film Indonesia 2007 untuk Naga Bonar (jadi) 2 :

- Pemeran pria terbaik : Deddy Mizwar

- Pemeran pendukung pria terbaik : Lukman Sardi

- Skenario asli terbaik : Musfar Yasin

- Tata suara terbaik : Adityawan Susanto dan Adimolana Machmud

- Sutradara terbaik : Deddy Mizwar


2.2.3 Sinopsis

a. Naga bonar 1

Naga Bonar (Deddy Mizwar) adalah seorang pencopet di Medan yang sering keluar-masuk penjara Jepang, ia bersahabat dengan seorang pemuda bernama Bujang. Sepulang dari penjara, Bang Pohan (Piet Pagau) mengatakan tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia yang sudah diproklamasikan di Jakarta, dan di Medan yang belum sempat dimerdekakan harus memperangi Belanda yang sudah memasuki wilayah Indonesia dengan maksud untuk berkuasa lagi. Lewat narator radio, diceritakan penolong Naga Bonar ketika sakit, Dokter Zulbi yang merupakan teman Bang Pohan diperkirakan sebagai mata-mata Belanda yang ternyata itu hanya isu. Naga Bonarpun menjadi tentara garis depan dalam perlawanan terhadap Belanda. Setelah beberapa perlawanan yang sengit, Naga Bonar dititahkan dari markas untuk mundur karena perundingan dengan Belanda mau dilaksanakan.

Perpindahan pasukan dari desa ke markas menjadi saat Naga Bonar mulai tertarik dengan anak Dokter Zulbi, Kirana (Nurul Arifin). Pada perundingan Belanda dengan Indonesia, Naga Bonar yang menjadi wakil Indonesia justru menunjuk Parit Buntar sebagai tempat wilayah tentaranya (karena Naga Bonar tidak bisa membaca peta). Juru tulis pasukan, Lukman, mengatakan bahwa Parit Buntar adalah tempat yang sudah diduduki oleh Belanda. Setelah itu, Naga Bonar mulai mendekati Kirana dengan hasil yang memuaskan. Sehari setelah itu, Bujang mengambil baju jenderal Naga Bonar dan pergi ke Parit Buntar untuk melawan Belanda, naas, ia tewas. Akhirnya bersama dengan Kirana, dan pasukannya pergi ke Parit Buntar untuk memusnahkan markas Belanda dan berhasil. Film diakhiri dengan orasi Naga Bonar dan Kirana kepada pemuda indonesia.
b. Naga Bonar (jadi) 2

Naga Bonar jadi 2 bercerita tentang hubungan Nagabonar dan Bonaga dalam suasana kehidupan anak muda metropolis. Bonaga, seorang pengusaha sukses, mendapat proyek pembangunan resort dari perusahaan Jepang. Tetapi lahan yang diincar perusahaan Jepang tersebut tak lain adalah lahan perkebunan sawit milik ayahnya, Nagabonar. Maka Bonaga pun memboyong ayahnya ke Jakarta agar dia bisa membujuk Nagabonar menjual lahan tersebut.

Usaha Bonaga tak berhasil. Kekeraskepalaan Nagabonar untuk mempertahankan lahan perkebunan (di mana di sana juga terdapat makam istri, Ibu dan teman baiknya Bujang) semakin menjadi-jadi ketika tahu calon pembeli tanahnya adalah perusahaan Jepang (yang masih dianggapnya penjajah).

Sementara Nagabonar dan Bonaga berusaha untuk saling memahami cara pandang dan nilai-nilai satu sama lain, tenggat waktu untuk Bonaga semakin mendekat.

Namun, pada akhirnya Bonaga membatalkan perjanjian tersebut, karena ia tau ayahnya sebenarnya berat untuk menyetujui hal tersebut, ia tidak mau membuat ayahnya sedih, karena ia sangat menyayangi ayahnya.

2.2.4 Biografi yang bersangkutan dengan Film nagabonar

A. Naga Bonar 1 :

a. Deddy Mizwar



Deddy Mizwar (lahir di Jakarta5 Maret 1955; umur 56 tahun) adalah seorang aktor senior dan sutradara Indonesia. Ia adalah Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional periode 2006-2009.
b. Nurul Arifin

Nurul Qomaril Arifin (lahir di BandungJawa Barat18 Juli 1966; umur 45 tahun), atau lebih dikenal dengan nama Nurul Arifin, adalah salah satu aktris senior Indonesia. Dia menikah dengan Mayong Suryolaksono dan sekarang menjadi anggota DPR dari Fraksi Golkar periode 2004 - 2009 dan 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat VII.
c. Piet Pagau

Telah puluhan film dan sinetron telah dibintangi Piet sejak mulai berkarier awal 1980-an. Bahkan selama industri perfilman Indonesia colaps, Piet tetap eksis di dunia sinetron.

d. Wawan Wanisar



Ia mengawali karier dalam film Pengkhianatan G 30 S/PKI dengan berperan sebagai Lettu. Pierre Tendean. Kemudian, ia menjadi pemeran utama dalam filmMatahari-Matahari pada tahun 1985.
e. Roldiah Matulessy

Roldiah Matulessy (lahir di Yogyakarta11 Agustus 1925 adalah aktris Indonesia. Ia dikenal luas masyarakat ketika berperan sebagai ibu dari Naga Bonar dalam film Naga Bonar. Selain itu, Ia juga pernah berperan dalam film Tragedi Bintaro.
B. Nagabonar (jadi) 2

a. Deddy Mizwar



Deddy Mizwar (lahir di Jakarta5 Maret 1955; umur 56 tahun) adalah seorang aktor senior dan sutradara Indonesia. Ia adalah Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional periode 2006-2009.
b. Tora Sudiro

Tora Sudiro lahir di Jakarta, 10 Mei 1973 adalah seorang aktor, bintang iklan dan pelawak Indonesia. Tora adalah anak pertama dari dua bersaudara pasangan Tanto Sudiro dan Pinky Mardikusno. Ia meraih Piala Citra sebagai aktor pemeran utama terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2004 lewat film “Arisan!”. Dalam film tersebut Tora memerankan karakter yang cukup kontroversial sebagai pria gay, yang menuntutnya beradegan ciuman dengan lawan main.

c. Wulan Guritno

Wulan Lorraine Guritno (lahir di London, Inggris, 14 April 1980; umur 31 tahun) adalah seorang pemeran wanita Indonesia yang berakting di film Gie dan Janji Joni. Ia berdarah campuran Jawa (tepatnya Solo)[1] - Inggris dan bertinggi tubuh 168 cm.


d. Mike Muliadro

Mike Muliadro (lahir sebagai Mike Lucock, lahir di Jakarta, 19 Oktober 1986; umur 25 tahun) dikenal sebagai bintang film dan VJ MTV. Mike telah menekuni dunia seni peran sejak sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Namun keterlibatan Mike di dunia seni peran Indonesia justru berawal dari keisengan temannya yang mengirimkan foto Mike ke Fauzan, seorang manajemen artis. Fauzan kemudian menawari Mike bergabung di Choice Management.


e. Uli Herdinansyah

Uli Herdinansyah (lahir di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, 19 Juli 1976; umur 35 tahun) adalah aktor dan pembawa acara Indonesia. Uli mengawali karier sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Jakarta dan menjadi pembawa acara di banyak stasiun televisi swasta, kemudian ia merambah ke dunia film layar lebar dan teater. Uli ikut bermain dalam beberapa film, salah satunya Naga Bonar (Jadi) 2.


f. Darius Sinathrya

Darius Sinathrya Kartoprawiro (lahir di Kloten, Swiss, 21 Mei 1985; umur 26 tahun) adalah seorang pembawa acara dan aktor asal Indonesia. Acara yang sering dipandu Darius umumnya acara olahraga. Darius pun mendapat penghargaan sebagai insan pertelevisian terfavorit pilihan pemirsa untuk kategori pembawa acara olahraga pada ajang Panasonic Awards 2007.

g. Lukman Sardi

Lukman Sardi (lahir di Jakarta, 14 Juli 1971; umur 40 tahun; dikenal juga dengan panggilan Memet) adalah salah satu pemeran Indonesia. Ia terkenal sebagai seorang pemeran watak dalam film-filmnya. Ia juga adalah anak dari Ny. Zerlita dan Idris Sardi, pemusik biola legendaris Indonesia. Idris Sardi kemudian sempat menikah dengan Marini sehingga Lukman adalah saudara tiri penyanyi Shelomita. Memiliki seorang putra yaitu Akiva Dishan Ranu Sardi, buah hatinya dengan Pricillia Pullunggono, yang lahir pada tanggal 28 Desember 2009.


2.2.5 Analisa karakteristik nagabonar

a. Naga Bonar 1

  • Naga Bonar

Seorang pencopet yang akhirnya menjadi Jenderal garis depan dalam perlawanan terhadap Belanda. Tingkah lakunya yang jujur, blak-blakan dan sangat mencintai negeri membuat dia dihormati oleh anak buahnya.


  • Kirana

Anak dari Dokter Zulbi yang nantinya jatuh cinta dengan Naga Bonar.


  • Bujang

Sahabat Naga Bonar yang selalu menemani Naga bonar kemana pun. Tetapi dia hanya diberi jabatan kopral, karena tidak senang dia menggantikan Nagabonar untuk perang dan akhirnya meninggal. Lalu diangkat Nagabonar menjadi Mayor.


  • Emak

Emak yang tidak percaya bahwa anaknya seorang copet menjadi seorang jenderal. Naga Bonar sangat mencintai dan menghormati emaknya.


  • Lukman

Teman Nagabonar yang diangkat menjadi Mayor dan selalu memusingkan segala hal yang membuat Nagabonar pusing.


  • Parjo

Seorang mantan guru yang jarang jarang masuk kelas untuk mengajar tetapi tetap mendapatkan gaji buta diangkat menjadi letnan kolonel.


  • Murat

Seorang penjual kopi yang diangkat menjadi kolonel.


  • Bang Pohan

Bang Pohan sangat dihormati oleh Naga Bonar.


  • Dokter Zulbi

Ayah dari Kirana yang menjadi tersangka mata-mata Belanda, tetapi ternyata hanya sebuah isu.

b. Naga Bonar 2

  • Naga Bonar

Nagabonar merupakan etnis Batak seorang mantan pejuang kemerdekaan, wataknya keras, teguh pendirian dan cukup konservatif dengan memegang nilai nilai leluhur, misalnya makam adalah sesuatu yang tidak boleh diusik keberadaannya.


  • Bonaga

Anak Naga Bonar yang lulusan Inggris S2, ia memiliki bisnis property yang besar. Bonaga digambarkan sebagai seseorang yang metroseksual, sukses dalam karir.


  • Umar

Seorang tukang bajaj yang santun, seorang ahli agama. Ia guru mengaji anak-anak dikampungnya.


  • Monita

Seorang wanita modern yang sukses dibidang karir.



  • Zaki

Seorang turunan arab yang ingat akan pentingnya beribadah tetapi dia juga suka mengakali sesuatu dan juga cukup pelit.


  • Ronny

Orang manado yang tegas dan tidak banyak bicara.



  • Pomo

Seperti orang jawa kebanyakan yang manut-manut saja terhadap sesuatu, tidak kritis. Ia selalu menjadi pengikut teman-temannya yang lain.
Suku Batak

Batak merupakan suku yang terdapat di kawasan tanah tinggi di Sumatra Utara, Indonesia. Kawasan pedalaman mereka terletak di sebelah barat Medan dan berpusat di Danau Toba. Sebenarnya orang "Batak" terdiri daripada beberapa kumpulan suku etnik yang berbeda tetapi mempunyai bahasa, budaya dan adat yang agak serupa. Walaupun istilah "Batak" digunakan untuk orang-orang Toba, Karo, Pak Pak, Simalungun, Angkola dan Mandailing, ada di kalangan mereka yang tidak suka dikenali sebagai orang Batak.

Sebelum mereka dijajah oleh Hindia Timur Belanda, suku Batak mempunyai reputasi sebagai pahlawan-pahlawan yang garang yang kadangkala mengamalkan kanibalisme. Dengan ketibaan penjajah Belanda, ramai di antara mereka telah memeluk agama Kristian. Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) merupakan sebuah gereja dengan penganut paling ramai di Indonesia.

Masyarakat Batak adalah bersifat kebapaan. Hasil kraf tangan Batak yang terkenal termasuk hasil tenunan, ukiran kayu dan terutama sekali, ukiran batu-batu nisan. Upacara pengkebumian mereka sangat kaya dan kompleks. Contohnya, mereka mempunyai sebuah majlis di mana tulang-tulang nenek moyang mereka digali dan dikebumikan semula beberapa tahun setelah kematian dalam sebuah upacara yang dipanggil mangungkal holi.

Kebanyakan orang Batak kini adalah penganut agama Kristian dengan sebuah golongan minoriti Islam. Ajaran Kristian yang diikuti mereka adalah dari fahaman Lutheran yang diperkenalkan oleh mubaligh-mubaligh Jerman pada abad ke-19. Seorang pendakwah Jerman terkenal ialah Ludwig Ingwer Nommensen.

Orang Batak bertutur dalam pelbagai bahasa yang berkait rapat, kesemuanya ahli keluarga bahasa Austronesia.

Orang Medan, lebih khusus lagi orang Batak, kerap dianggap sebagai pribadi yang temperamental. Emosinya mudah naik, belum lagi nada bicara dan volume suaranya yang tinggi dan sangat terus terang. Perlukah dikendalikan?

“Kalau tidak berpikir panjang, saya bisa naik pitam saat bicara dengan keluarga suami saya,” ujar Lita, wanita Jawa yang menikah dengan pria Batak. Bagi Lita, bicara dengan nada tinggi dan volume keras, serta blak-blakan merupakan hal yang sama sekali ditentang dalam ajaran keluarganya.

“Kadang saya terpancing mau marah karena menganggap mereka tidak sopan kalau bicara. Tapi terus ingat lagi, oh ya mereka orang Batak. Habis, suami saya karakternya sudah seperti orang Jawa sih,” tambah Lita yang bertemu suaminya saat kuliah di Yogya itu.

Tapi jangan salah kira dulu. Nada tinggi belum bisa dijadikan patokan bahwa orang Medan atau orang Batak temperamental, kata sosiolog sekaligus antropolog dari Universitas Negeri Medan, Prof. DR. Bungaran Antonius Simanjuntak.

Nada tinggi yang biasa keluar dari mulut orang Medan biasa dijumpai pada orang Batak dari pegunungan, seperti daerah Samosir. “Karena di sana wilayah perkampungannya jauh-jauh, di daerah pegunungan pula. Sehingga mereka harus berteriak-teriak untuk memanggil. Tapi hatinya belum tentu keras, sehingga tidak terpancing emosinya. Apalagi yang sudah terdidik,” tutur Prof. Bungaran.

Atas dasar itulah hipotesa yang mengatakan orang Medan atau orang Batak itu temperamental baginya tidak benar. Hal senada juga dikatakan Dra. Mustika Tarigan. Dosen Psikologi Perkembangan di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area. Nada tinggi memang menjadi karakter orang Medan, tapi nada tinggi tidak otomatis menjadi indikasi temperamental.

“Karakter mereka memang ekspresif. Dan cara mengekspresikannya sendiri lebih ekstrem, jadi terkesan emosional. Tapi tidak semuanya temperamental,” katanya. Ia maklum bagi orang dari daerah lain karakter seperti itu terkesan berlebihan.



Marah Itu Perlu
Temperamental merupakan keadaan yang terkait dengan emosi. Contohnya orang yang mengendarai mobil lalu mengumpat, “Kurang ajar!” setelah diserobot secara tiba-tiba oleh tukang becak, merupakan luapan dari emosi dalam bentuk marah.

“Ungkapan marah itu diperlukan, karena manusia bukanlah superman yang bisa mengemas diri semanis mungkin saat marah. Yang perlu diingat adalah, boleh marah tapi lihat ketupatnya,” tambah Mustika. Ketupat yang dia maksudkan adalah keadaan, waktu dan tempat. Perlu diperhatikan juga obyek kemarahan, kadar kemarahan, serta tujuan dari amarahnya itu sendiri.

Misalnya, orangtua yang marah kepada anaknya mempunyai tujuan baik, supaya anaknya menjadi baik. “Tapi ada juga yang untuk show off, menunjukkan bahwa dirinya punya power atau kekuasaan. Nah, itu tidak benar,” terangnya.

Nada Tinggi
Nada tinggi yang diidentikkan dengan cara bicara orang Medan tidak selalu bisa disamakan dengan kemarahan, walaupun perasaan marah orang Medan lebih banyak diekspresikan dengan nada tinggi dan bahasa tubuh yang terlihat jelas.

Di satu sisi nada tinggi yang ekspresif itu bisa membuat lega, enak, dan puas orang yang mengekspresikannya karena ’sampah’ yang berada dalam dirinya keluar. Tapi, seperti diakui oleh Dra. Mustika, dampaknya bisa membuat orang lain tersinggung dan tidak bisa menerima ekspresi amarah yang terlontar itu.

Belum lagi adrenalin orang yang bersangkutan juga akan naik. Apa akibatnya? “Ia akan cepat lelah. Makanya, orang yang marah itu akan capek karena energinya terkuras. Itu sebabnya untuk mendinginkan diperlukan minuman,” ucapnya.

Di masyarakat lain bisa jadi kemarahan tetap diekspresikan dengan nada lembut atau malah diam lalu meninggalkan orang yang membuatnya marah tadi. Menurut Dra. Mustika, “Diam atau escape sebentar dari amarah merupakan cara mengontrol amarah, dan baru dicetuskan kemudian bila situasinya bagus. Kita bisa bilang, ’saya kok jadi marah ya dengan sikap kamu’. Bukan dengan kata-kata, ‘kamu membuat saya marah’. Karena kalau begitu, kita menyalahkan orang lain.”



Perlu Dikendalikan
Bagaimana pun menekan amarah itu tidak bagus, kata Dra. Mustika, sedangkan yang benar adalah mengontrol atau mengendalikannya. Ia mengakui bahwa untuk mengontrol atau mengendalikannya tidak mudah, butuh waktu mempelajarinya.

“Apa boleh buat, kita harus mengelola emosi. Caranya bisa dengan banyak bergaul atau meminta feedback atau umpan balik dari orang lain. Lalu juga harus menyadari bahwa permasalahan tidak akan selesai dengan luapan emosi,” tutur perempuan yang juga bergerak di LSM Pusat Kajian Perlindungan Anak ini.

Mengapa orang Batak yang tinggal di Pulau Jawa misalnya bisa tidak seemosional yang di Medan? Jangan lupa faktor lingkungan yang turut mempengaruhi emosi.

“Komunitas atau lingkungan akan berpengaruh terhadap diri seseorang. Maka orang Medan yang telah banyak bergaul dengan masyarakat heterogen, emosinya juga lebih terkontrol.

Tapi siapa pun kita, jika mau marah sebaiknya pertimbangkan dulu baik buruknya supaya tidak membuat orang lain maupun diri sendiri sakit.

Ilustrasi: Tanto Weng-Senior


2. 3 Analisa SWOT (Strengh Weakness Opportunity Threat)

a. Strength / kekuatan

Kekuatan serial ini pada karakter Naga Bonar yang sudah dikenal masyarakat Indonesia. dan dengan menggunakan teknologi animasi tiga dimensi, serial ini dapat dibuat lebih representative dan menarik. Visual yang dihasilkan dengan animasi akan berbeda dengan live shoot dimana imajinasi bermain lebih dominan.
b. Weakness / kekurangan

Kelemahannya adalah gesture dan ekspresi yang sulit untuk dapat menampilakan karakteristik yang asli dan tidak dibuat-buat dari tiap tokoh Nagabonar dengan gerakan animasi tiga dimensi yang terbatas.


c. Opportunity / kesempatan

Penulis melihat kesempatan yang besar pada serial animasi Naga Bonar ini, dikarenakan belum ada serial animasi komedi buatan Indonesia yang mengambil issue tentang Indonesia sendiri atau kehidupan sehari-hari orang Indonesia.


d. Threat / Ancaman

Seberapa besar kemampuan penulis dan kesuksesan untuk menghadirkan kembali tokoh nagabonar dengan menggunakan media 3 dimensi.


2.4 Target Audience

Target dari serial animasi ini adalah remaja hingga dewasa didalam jaman modern ini. Berusia 17-30 tahun, unisex, tinggal di perkotaan hingga ke pinggiran kota Indonesia.





Yüklə 96,73 Kb.

Dostları ilə paylaş:




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə