Bab I pendahuluan


BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN



Yüklə 0,9 Mb.
səhifə4/9
tarix09.01.2019
ölçüsü0,9 Mb.
#94276
1   2   3   4   5   6   7   8   9

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  1. Deskripsi Data

A.1 Deskripsi Data Variabel X

Deskripsi data ini penulis lakukan untuk mengetahui data mengenai kecerdasan emosional (variabel X), yang diperoleh melalui angket sebanyak 20 item kepada 50 orang siswa SMP Islam Dewan Da’wah. Selanjutnya data hasil angket tersebut penulis susun berdasarkan nilai terendah dan nilai tertinggi, yaitu sebagai berikut:

62 67 68 69 70 71 71 71 72 73 73 73 74 74 74 74 75 75 75 76 76 76 77 77 77 78 78 79 79 79 79 80 80 81 82 82 82 82 83 84 84 84 85 86 86 86 88 89 89 89


  1. Range

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai range instrumen variabel X adalah 27. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman .

  1. Jumlah Kelas Interval

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai jumlah kelas interval instrumen variabel X adalah 7. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman.

  1. Panjang kelas

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai panjang kelas instrumen variabel X adalah 4. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman.

  1. Gambar tabel Distribusi Frekuensi Variabel X



Tabel 4.1

Distribusi Frekuensi Variabel X (Kecerdasan Emosional)

Interval

F

Titik Tengah (Xi)

Fr (%)

62 – 65

1

62,5

2%

66 – 69

3

66,5

6%

70 – 73

8

70,5

16%

74 – 77

14

74,5

28%

78 – 81

9

78,5

18%

82 – 85

9

82,5

18%

86 – 89

6

86,5

12%



50

-

100 %

Berdasarkan tabel diatas, ternyata frekuensi terbanyak adalah 14 terdapat pada kelas interval ke 4, dengan frekuensi relatif 28% pada.

e. Standar Deviasi

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai standar deviasi instrumen variabel X adalah 42,75. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman.



Gambar : 4.1

Grafik Histogram dan Poligon (Variabel X)

Gambar : 4.1 Grafik Histogram Frekuensi Variabel X



Gambar : 4.2 Grafik Poligon Frekuensi Variabel X

Keterangan :


  1. Angka 0 – 16 = frekuensi data variabel x

  2. Angka 61,5 – 85,5 = batas kelas interval variabel x

f. Analisis Tendensi Sentral Variabel X

Analisis selanjutnya, penulis mencari nilai Mean, Median, dan Modus. Berdasarkan hasil perhitungan di atas, bahwa nilai modus lebih kecil dari nilai mean dan median. Adapun nilai mean tersebut sebesar 76,74, median sebesar 77,18, dan nilai modus sebesar 75,66. Setelah diurutkan data terkecil sampai yang terbesar kumlah data genap, maka mediannya adalah nilai yang terletak di tengah-tengah, yaitu 77,18 dan modus (nilai yang sering muncul atau data yang frekuensinya lebih banyak) adalah 75,66. Hal tersebut berarti respon siswa terhadap hubungan kecerdasan emosional bernilai baik. Selain itu, nilai mean, median, dan modus tidak memiliki selisih yang banyak.

g. Uji Normalitas Variabel X

Untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak, maka dilakukan uji normalitas dengan uji (Chi Square) . Kriteria uji normalitas adalah Ho diterima jika xpenyebaran2hitung lebih besar dari x2tabel, atau Ho diterima jika x2hitung lebih kecil dari x2tabel. Dengan diterimanya Ho berarti data dalam penelitian berasal dari populasi yang berdistribusi normal, jika Ho ditolak berarti data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal.

Setelah dilakukan perhitungan diperoleh x2hitung sebesar 7,43. Jika dikonsultasikan dengan tabel Chi Square pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 4 diperoleh x2tabel = 9,488. Dengan demikian Ho diterima karena x2hitung lebih kecil dari x2tabel (7,43 < 9,488). Sehingga dapat disimpulkan bahwa data pada variabel X (Kecerdasan Emosional) dari populasi berdistribusi normal (lihat lampiran IV).

A.2 Deskripsi Data Variabel Y

Untuk memperoleh data tentang kemampuan menghafal Al-Qur’an pada variabel Y, maka data tersebut diperoleh dari nilai siswa kelas IX A dan B yang berjumlah 50 siswa setelah mengerjakan tes. Data nilai tersebut disusun berdasarkan nilai terendah sampai nilai tertinggi, yaitu sebagai berikut:

51 52 53 53 54 54 55 56 58

60 60 61 62 62 62 64 65 65

66 67 68 69 69 69 70 70 71

74 74 75 76 77 79 79 79 79

79 80 81 81 85 86 86 87 87



89 90 90 91 95

  1. Range

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai range instrumen variabel Y adalah 45. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman 90.

  1. Jumlah Kelas Interval

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai jumlah kelas interval instrumen variabel Y adalah 7. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman 90.

  1. Panjang kelas

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai panjang kelas instrumen variabel Y adalah 7. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman 91.

  1. Gambar Tabel Distribusi Frekuensi Variabel Y


Tabel 4.3

Distribusi Frekuensi Variabel Y

(Kemampuan Menghafal Al-Qur’an)

Interval

F

Titik Tengah (Xi)

Fr (%)

51 – 57

8

51,5

16%

58 – 64

8

58,5

16%

65 – 71

11

65,5

22%

72 – 78

5

72,5

10%

79 – 85

9

79,5

18%

86 – 92

8

86,5

16%

93 – 99

1

93,5

2%



50

-

100 %

Berdasarkan tabel diatas, ternyata frekuensi terbanyak adalah 11 terdapat pada kelas interval ke 3, dengan frekuensi relatif 22% pada tabel di atas.

  1. Standar Deviasi

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai standar deviasi instrumen variabel Y adalah 43,75. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman

Gambar 4.2

Grafik Histogram dan Poligon (Variabel Y)

Gambar : 4.3 Grafik Histogram Frekuensi Variabel Y



Gambar : 4.4 Grafik Poligon Frekuensi Variabel Y

Keterangan :


  1. Angka 0 – 12 = frekuensi data variabel y

  2. Angka 50,5 – 92,5 = batas kelas interval variabel y

f. Analisis Tendensi Sentral

Dalam analisis tendensi sentral terdapat Mean, Median dan Modus. Setelah melakukan penghitungan dapat diketahui Mean = 69,28 Median = 70,17 Modus = 66,15. Setelah diurutkan data terkecil sampai yang terbesar jumlah data genap, maka mediannya adalah nilai yang terletak di kelas interval ke 3, yaitu 70,17 dan modus (nilai yang sering muncul atau data yang frekuensinya lebih banyak) adalah 66,15. Hal tersebut berarti respon siswa terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an bernilai baik. Selain itu, nilai mean, median, dan modus tidak memiliki selisih yang banyak.

g. Uji Normalitas Variabel Y

Untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak, maka dilakukan uji normalitas dengan uji (Chi Square) . Kriteria uji normalitas adalah Ho diterima jika X2hitung lebih besar dari X2tabel, atau Ho diterima jika X2hitung lebih kecil dari X2tabel. Dengan diterimanya Ho berarti data dalam penelitian berasal dari populasi yang berdistribusi normal, jika Ho ditolak berarti data berasal dari populasi berdistribusi tidak normal.



Setelah dilakukan perhitungan diperoleh x2hitung sebesar 8,823. Jika dikonsultasikan dengan tabel Chi Square pada taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (dk) diperoleh x2tabel = 9,488. Dengan deemikian Ho diterima karena x2hitung lebih kecil dari x2tabel (8,823< 9,488). Sehingga dapat disimpulkan bahwa data pada variabel Y dari populasi berdistribusi normal (lihat lampiran V).
B. Uji Persyaratan Analisis

  1. Uji normalitas Variabel X dengan Chi Kuadrat

Tabel 4.3: Data Distribusi Frekuensi Observasi dan Frekuensi Harapan


No

Interval kelas

Fo

Fe

(Fo-Fe)^/Fe

1

62

-

65

1

0,89

0,01

2

66

-

69

3

3,25

0,02

3

70

-

73

8

7,75

0,00

4

74

-

77

14

12,11

0,29

5

78

-

81

9

12,42

0,94

6

82

-

85

9

8,36

0,04

7

86

-

89

6

-44,99

-57,79




50




-56,47

Taraf signifikan α = 0,05

X2tabel = 14,067

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Microsoft Excel, diperoleh bahwa nilai chi kuadrat hitung instrumen variabel X adalah -56,47 dan chi kuadrat tabel adalah 14,067. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman 115.

Berdasarkan perhitungan di atas dapat diketahui bahwa chi kuadrat hitung = -56,47 dan chi kuadrat tabel = 14,067, maka X2hitung < X2tabel = -56,47 < 14,067 maka Ho diterima. Artinya data skor kecerdasan emosional siswa di SMP Islam Dewan Da’wah Tambun Selatan-Bekasi berdistribusi normal.



  1. Uji normalitas Variabel Y dengan Chi Kuadrat

Tabel 4.4: Data Distribusi Frekuensi Observasi dan

Frekuensi Harapan


No

Interval kelas

Fo

Fe

(Fo-Fe)^/Fe

1

51

-

57

1

4,09

3,73

2

58

-

64

3

7,68

0,01

3

65

-

71

8

10,60

0,01

4

72

-

78

14

10,73

3,06

5

79

-

85

9

7,97

0,13

6

86

-

92

9

4,35

3,05

7

93

-

99

6

-5,26

-7,45

  ∑

50

 

-32.53

Taraf signifikan α = 0,05

X2tabel = 14,067

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Microsoft Excel, diperoleh bahwa nilai chi kuadrat hitung instrumen variabel X adalah -32.53 dan chi kuadrat tabel adalah 14,067. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman 116.

Berdasarkan perhitungan di atas dapat diketahui bahwa chi kuadrat hitung = -32.53 dan chi kuadrat tabel = 14,067, maka X2 hitung < X2tabel = -32.53 < 14,067 maka Ho diterima. Artinya data skor kemampuan menghafal Al-Qur’an siswa di SMP Islam Dewan Da’wah Tambun Selatan-Bekasi berdistribusi normal.



  1. Uji Homogenitas

Berikut ini adalah hasil uji homogenitas antara variabel x dan variabel y.
Tabel 4.5: Hasil Uji Homogenitas Variabel X dan

Variabel Y

Jenis Uji

Statistik

Kesimpulan

Uji F

fhitung = 0.10

ftabel = 1.60

Homogen

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Microsoft Excel, diperoleh bahwa nilai uji fhitung adalah 0.10 dan ftabel adalah 1.60. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran 117.

Hasil uji homogenitas pada variabel x dan variabel y yang ditunjukan pada fhitung lebih kecil dari ftabel atau 0.10 < 1.60 sehingga dapat dikatakan data variabel x dan variabel y adalah homogen.

C. Uji Hipotesis


  1. Melakukan uji koefesien korelasi Product Moment untuk variabel X dan variabel Y.

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tidaknya hubungan antara variabel (X) independent yaitu Kecerdasan Emosional dan variabel (Y) dependen yaitu Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa atau untuk mengetahui sejauh mana pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya.

Adapun pengujian yang peneliti gunakan dengan rumus korelasi product moment didapat dari data hasil penyebaran angket kepada 50 responden yang memberikan tanggapan dalam 20 pernyataan yang diajukan.

Jawaban koefesien korelasi product moment antara Kecerdasan Emosional dengan Menghafal Al-Qur’an Siswa adalah sebagai berkut:

=


=

=


= = 0,500 dibulatkan menjadi 0,50

Dari hasil perhitungan di atas dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh postitif sebesar 0, 50 antara kecerdasan emosional dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan tingkat hubungan interpretasi koefesien korelasi adalah sedang. Untuk memberi interpretasi terhadap kuatnya pengaruh itu, maka dapat digunakan pedoman seperti pada tabel di bawah ini.



Tabel 4.6: Nilai Interpretasi

Interval Koefisien

( Besarnya nilai r )

Interpretasi

Antara 0,00 – 0,199


Antara variabel X dan variabel Y memang terdapat korelasi, akan tetapi korelasi itu sangat lemah atau sangat rendah sehingga korelasi itu diabaikan atau dianggap tidak ada korelasi (Sangat Rendah).

Antara 0,20 –0,399

Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang lemah atau rendah (Rendah)

Antara 0,40 – 0,599

Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sedang atau cukup (Sedang).

Antara 0,60 – 0,799


Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang kuat atau tinggi (Kuat)

57Antara 0,80 – 1,000

Antara variabel X dan variabel Y terdapat korelasi yang sangat kuat atau sangat tinggi (Sangat Kuat).



  1. Uji T (Uji Signifikansi)

Berikut ini adalah hasil uji signifikansi

Tabel 4.7: Hasil Uji Signifikansi Variabel X dan Variabel Y

Jenis Uji

Statistik

Kesimpulan

Uji T

thitung = 3,99

ftabel = 2,70

Signifikan

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan Microsoft Excel, diperoleh bahwa nilai uji thitung adalah 3,99 dan ttabel adalah 2,70. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman

Diketahui thitung = 3,99 dan ttabel = 2,70, maka thitung > ttabel dengan demikian hipotesis alternative (Ha) diterima, sedangkan hipotesis (H0) ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat korelasi positif yang signifikan antara Kecerdasan Emosional (Variabel X) dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa (Variabel Y).

3. Koefesien determinasi

Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh bahwa nilai koefisien determinasi adalah 25%. Adapun langkah-langkah perhitungannya terdapat pada lampiran halaman

Dapat diambil kesimpulan bahwa Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa adalah 25% sedangkan sisanya 75% dipengaruhi oleh faktor lain.



Yüklə 0,9 Mb.

Dostları ilə paylaş:
1   2   3   4   5   6   7   8   9




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2022
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə