Peradaban islam di persi


. http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Seljuk ( diakses 9 November 2010 )



Yüklə 0,61 Mb.
səhifə10/10
tarix23.01.2018
ölçüsü0,61 Mb.
1   2   3   4   5   6   7   8   9   10

16
. http://id.wikipedia.org/wiki/Dinasti_Seljuk ( diakses 9 November 2010 ).





17
. Syafi’i Antonio, Ensiklopedi Peradaban Islam Persia, jakarta: Tazkiyah Pudlising, 2012, h.18

18
. Syafi’i Antonio, Ensiklopedi Peradaban Islam Persia, jakarta: Tazkiyah Pudlising, 2012, h.20

19
. Ash-Shalabi,Ali, Muhammad,.2002, Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniah,terjemahan oleh Samson Rahman. Jakarta : Pustaka Al Kautsar,hlm.37

20
. Fahmi,Asma, Hasan, Sejarah dan Filsafat Pendidikan Islam, Judul Asli: Mabadi’ al-Tarbiyal al-Islamiyah, alih bahasa Ibrahim Husein, Jakarta: Bulan Bintang, cet.ke-1,1979, h.40.

21
. Nizham al-Muluk adalah seorang Perdana Menteri, Wazir Dinasti Saljuk pada Masa Pemerintahan Alp Arseloan dan Sultan Malik Syah (lihat Badri Yatim, Sejarah Perdaban Islam (1)Jakarta: Grafindo Persada, 1993.hlm.73)

22
. Pengertian madrasah disini bukan dalam pengertian madrasah seperti yang berada dalam kamus bahasa Indonesia, namun pengertiannya merujuk kepada pengertian lembaga pendidikan tinggi yang secara luas berkembang pada dunia Islam pra modern sebelum era universitas (al jamiah).

23
. Muhammad Abdul Karim  Ghanimah dalam karyanya: “Al;Jami’ah al Islamiyah al-Kubro” menyatakan bahwa kata madraasah belum dijumpai dalam sumber sumber sejarah akhir abad ke 4 Masehi. Akan tetapi banyak bukti yang cukup signifikan justru menunjukan bahwa madarasah  telah berdiri pada abad ke empat Hijriyah dengan dihubungkan dengan pendudukan NIzabur, Hasan Abd  A’al  menyebutkan bahwa Abi Ishaq Isfiryani (wafat 418 H) orang yang pertama mendirikan madrasah di Nizabur. Baca Abdul al Majid Abdul Al-Futuh ,  Tarikh al-Syiasyi  wa al-Fikri , (Al;Mansur:Mathabi’ al;Wafa 1988 h. 186).

24
. Nizar,Samsul (ed), Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana Pranada Media, 2009, h.159

25
. Yunus,Mahmud, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: PT. Hidakarya Agung,,cet.ke-6, 1990, h.70.

26
. Salabi,Ahmad, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Bulan Bintang 1973, h.108.

27
. Abdul Madjid Abdul al Futuh Badawi, Tarikh al-Syiasyi  wa al-Fikri , Al;Mansur:Mathabi’ al;Wafa, 1988 h. 179.

28
. Bill Grami,Hamid, Hasan Bil., Konsep Universitas Islam, Yogyakarta, Tiara Wacana, 1989, hlm 35

29
. Al-Abrosy,Muhammad, Athiyah., At TArbiyahAl-Islamiyah wa Falsaftuha, Darul Fikr, tt, hlm 72

30
. Shalabi, Ahmad., At-Tarbiyah al-Islamiyah, Nuzumuha, Falsafatuha, Tarikuha, 1978, h. 43

31
. Maksum, Madrasah, sejarah dan Perkembangannya, Jakarta: Tiarawacana, 1999, h. 56

32
. Gerge Makdisi, Muslem Instituttion of Learning in Elephent-Century Baghdad,  dlam bulletin Of the School of Oriental and African Studies 22, 1961, hql1-56. uraian yang lebih detil mengenai madrasasah dalam kontek pembentukan skolastik dalam Islam terlihat dalam karyanya, The Rise Of Collage:  Institution of Learning in In Islamic and the West, (Endinburg: Endinburg University Press, 1981

33
. Madjid,Abdul.al-Futuh, op-cit hal 176

34
. Nekosteen, Mehdi., Kontribusi Islam atas Intelektual Baarat, Deskripsi analisis abad keemasan Islam. Surabaya, Risalah Gusti, 1996, hlm.50

35
. Madjid,Abdul,al-Futuh, op-cit hlm 176

36
. Ibid.h. 108

37
 . Salabi.A. Op-Cit hlm. 240


38
. Nata,Abuddin, Sejarah Pendidikan Islam periode Klasik dan Pertengahan, Jakarta: Raja Grafindo Persada,2002 cet.ke-1.h.72

39
. Sebuah gelar yang di berikan sultan kepada orang mempunyai peranan penting dalam pemerintahannya. Gelar ini mempunyai arti” pemimpin sekaligus bapak” atau bisa juga disebut penasihat pemerintah.

40
. Ash-Shalabi,Ali, Muhammad,.2002, Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniah,terjemahan oleh Samson Rahman. Jakarta : Pustaka Al Kautsar,h.36

41
.Istilah khawarij berasal dari kata bahasa Arab yang bermakna keluar, muncul, timbul, atau memberontak; Dalam Terminologi ilmu kalam, Khawarij adalah satu sekte/kelompok/aliran pengikut Ali bin Abi Thalib yang keluar dan meninggalkan barisan karena ketidaksepahaman terhadap keputusan Ali untuk menerimaarbitase (tahkim) pada peristiwa Perang Siffin (37 H/648 M) dengan kelompok pemberontak (bughat) pimpinan Muawiyah bin Abi Sufyan.


42
. Tarekat Safawiyah ini didirikan bersamaan dengan berdirinya kerajaan Usmani di Turki.

43
. Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2000,hlm. 138

44
. Harun Nasution, Islam Ditinjau dari Bebagai Aspek, Jakarta: UI-Press, 1985, hlm. 84

45
. www.kodeka.blogspot

46
. Allouche, The Origins and Development of The Ottoman-Safavid Conflict, Michighan: University Microfilms International, 1985, hlm. 96. Baca juga. Badri Yatim, hlm. 138-139.

47
. Badri Yatim, op. cit., hlm. 139.

48
. Bid’ah yaitu segala sesuatu yang diada-adakan dalam agama tanpa ada dasar syari’atnya

49
. Hamka, Sejarah Umat Islam, Jilid III, Jakarta: bulan Bintang, 1981, hlm. 60

50
. Samsul Munir Amin, M.A., Sejarah Peradaban Islam, Jakarta : Amzah, 2009, hal 188.

51
. Ibid, hal. 188

52
. Carl Brockelmann, Tarikh As-Syu’ub Al-Islamiyah, Beirut: Dar Al-‘Ilm, 1974, hlm. 494-495.

53
. Badri Yatim.Loc.Cit.hal.140

54
. Holt P.M, dkk (ed.), The Cambridge History of Islam, vol.IA, London : Cambridge University Press, 1970, hlm. 397. Baca juga. Badri Yatim, hlm.141.

55
. Yaitu tentara kerajaan Safawi yang berasal dari suku-suku beraliran Syi’ah dari Anatolia bagian timur. Pada pasukan Qizilbash ini topinya dilengkapi dengan 12 rumbai yang memiliki makna Syi’ah, Isna ‘Asyariah (Dua Belas Imam) mempunyai pengaruh yang besar dalam menanamkan sifat fanatisme dan militansi para pengikut Syi’ah dengan pemimpinnya.

56
. Holt P.M, dkk (ed.), op.cit., hlm 398

57
. www.resotika.Blogspot.

58
. P.M.Holt, dkk, (ed), The Cambridge History Of Islam.Vol.IA,(London : Cambridge University Press, 1970), hal.417

59
. Badri Yatim, op.clt., hal.143.

60
. Ajid Thohir, Perkembangan Peradaban di Kawasan Dunia Islam, Jakarta : PT Raja Grafindo, hal. 175

61
. Carl Broekelmaun, Tarikh Al-Syu’ub Al-Islamiyah, Beirut: Dar Al-‘Ilm, 1974, h. 504

62
. Ibid, h 505

63
. Ajid Thohir, h. 177

64
. Dalam bahasa arab peripatetik disebut dengan istilah masya’i atau masya’iyin, yang berarti ia yang berjalan memutar atau berkeliling.ciri aliran ini adalah secara metodologis atau epistimologis yaitu penggunaan logika formal berdasarkan penalaran akal atau silogisme serta penekanan daya – daya rasio yang kuat.

65
. Atau disebut juga aliran filsafat Iluminasionis didirikan oleh Suhrawardi al Maqtul dari Iran. Aliran ini menggunakan metode intuitif. Menurut aliran ini dunia terdiri dari sisi cahaya dan kegelapan. Tuhan dianggap sebagai satu – satunya cahaya realitas yang sejati atau nur al anwar yaitu cahaya diatas cahaya.

66
. Marshal G.S. Hodgson, The Venture of Islam, Vol. III, Chicago: The University of Chicago Press, 1981, hlm. 40.

67
. Ibid,

68
. Hamka, Sejarah Umat Islam, III, Jakarta : Bulan Bintang, 1981, hal 71-73

69
. M. Holt, dkk (ed). The Cambridge History of Islam, Vol. 1 A, London: Cambrige University Press, 1970, h. 426.

70
. Badri Yatim,op.ctl.,hal 141-143

71
. Taufik Abdullah, Ensiklopedi Tematis Dunia Islam (Jakarta: Perpuatakaan Nasional RI, cet II, 2003), h. 169 – 170.

72
. Abdullah, Islam., h. 170

73
. Http://www.pesantrenonline.com

74
. Abdullah, Islam., h. 170

75
. Hamka, Sejarah Umat Islam (Pustaka Nasional PTE LTD Singapura, Cet. V, 2005), h. 474

76
. Abdullah, Islam., h. 172

77
. Hamka, Sejarah, h. 478

78
. Ira M. Lapidus. Sejarah Sosial Ummat Islam III. (Jakarta: Grafindo, 2000), h. 35



79
. Harun Nasution berbeda pendapat mengenai lahirnya Al-Razi, ia menuliskan dalam bukunya Falsafah dan Mitisisme dalam Islam, bahwa al-Razi lahir pada tahun 863. Lebih jelas lihat, Harun Nasution, Falsafah dan Mitisisme dalam Islam … , hlm. 21

80
. A. Mustofa, Filsafat Islam … , hlm. 115.

81
. Sirajuddin Zar, Filsafat Islam Filosof dan Filsafatnya ... , hlm. 113.

82
. M.M. Syarif, dkk, History of Muslim Philosophy…,hlm. 436.



83
. Al-Razi, Rasa’il Falsafiyah Islam, (Beirut: Dar al-Afaq al-Jadidat, 1982), hlm. 109.

84
. M. M. Syarif, dkk, History of Muslim Philosophy…, hlm. 36

85
. Majid Fakhry, Sejarah Filsafat Islam …, hlm. 151

86
. Harun Nasution, Filsafat dan Mitisisme dalam Islam ..., hlm. 22

87
. Abu Bakar Al-Razi, al-Thibb al-Ruhani, Tahkik ‘Abd Al-Lathif Al-Ghaid, (Kairo: Maktabat al-Nahdat al-Mishriyyat, 1978), hlm.12

88
. M.M. Syarif, dkk, History of Muslim Philosophy…, hlm.38

89
. Sayyed Husein Nashr, (edt), Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, Tej. Mizan,( Mizan, Bandung: 2003), hlm. 250-251

90
. Ibid,. hlm. 246

91
. Majid Fakry, Sejarah Filsafat Islam ... , hlm. 157

92
. Ibid,. hlm. 158.


93
. Ibid,


94
. Ibid. Hlm. 160

95
. Harun Nasution, Filsafat dan Mitisisme dalam Islam …, hlm. 24

96
. M. M. Syarif, Para Filosof Muslim … , hlm. 47

97
. Seyyed Hosen Nasser & Oliver Leaman (edt), Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, (Bandung: Mizan, 2003), hlm. 669.

98
. H. A. Mustofa, Filsafat Islam … , hlm.118

99
. Ahmad Aziz Dahlan, Kitab Al-Razi, Al-Thibb al-Ruhani, dalam Lajnah Ihya’Al-Thurats al-Arabi (ed) Rasa’il Falsafiyah, (Beirut: Dar al-Falaq al-Jadidah, 1982), hlm. 95-96



100
. Harun Nasution, Filsafat dan Mitisisme dalam Islam ... , hlm.24-25


101
. A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 28. Lihat pula S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 15

102
. Ada pula ahli Geografi yang membagi Jazirah Arab secara Geografis ke dalam lima wilayah. Lihat Hasan Ibrahim Hasan. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Kalam Mulia, 2001), 6-7

103
. A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 30

104
. Ibid., 30

105
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 15-16 lihat juga A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 31

106
. Ibid., 16

107
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 10

108
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 23. Kerajaan yang pernah menguasai Jazirah Arab, di antaranya adalah: Kerajaan Ma'in, Quthban, Saba' dan Himyar (Yaman) Kerajaan Hirah dan Ghassan (bagian utara Jazirah), selengkapnya lihat di A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 33-39

109
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 27

110
. Ibid., hlm. 32

111
. Ibid., hlm. 33

112
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 11

113
. ibid

114
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 35

115
. Muhammad Sa'i>d Ramad{a>n al-Buthi. Fiqh al-Si>rah al-Nabawiyah Ma' Muja>z li Ta>ri>kh al-Khulafa> al-Ra>shidah. (Kairo: Da>r al-Sala>m, 1990), 37-38

116
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 35

117
. Ibid., 35

118
. Ibid., 39

119
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 17

120
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 39

121
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 11

122
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 46

123
. Ibid., 46-47

124
. Abd al-H{ali>m Mah{mu>d. Al-Rasul SAW wa Sunnatuh al-Shari>fah (Kairo: Mat{a>bi' al-Ami>n, 1974), 52

125
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 54

126
. Abd al-H{ali>m Mah{mu>d. Al-Rasul SAW wa Sunnatuh al-Shari>fah (Kairo: Mat{a>bi' al-Ami>n, 1974), 54

127
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 55

128
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 56-58

129
. Ibid., 56-58

130
. Ibid., 56-59

131
.'Ima>d al-Di>n Khali>l dalam bukunya Dira>sah Fi al-Si>rah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1991)berpendapat bahwa pasa waktu terjadi perang ini usia beliau 20 tahun

132
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 59

133
. Ima>d al-Di>n Khali>l. Dira>sah Fi al-Si>rah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1991), 41

134
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 17

135
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 60

136
. Ibid., 60

137
. Ibid., 61

138
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 18

139
. Ibid., 18

140
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 61-61

141
. Ibid., 65

142
. Ibid., 66

143
. Ibid., 71-72

144
. Ibid., 77

145
. Ibid., 78 lihat juga A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 76

146
. S{afi> al-Rah{ma>n al-Muba>rakfu>ri>. Al-Rah{i>q al-Makhtu>m; Bah{th fi al-Si>rah al-Nabawiyah (Beirut: Mu'assasah al-Risa>lah, 1999), 78-79

147
. Ibid., 81

148
. Ibid., 83-84

149
. Ibid., 91

150
. Ibid., 92-93

151
. Ibid., 93-97

152
. Ibid., 100-103

153
. Ibid., 107-108

154
. Ibid., 109-110

155
 Ibid., 115-117

156
 Ibid., 125-126

157
 Ibid., 130-131

158
 Ibid., 138

159
. Ibid., 143

160
. Ibid., 147, lihat pula A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 92

161
. Ibid., 148

162
. A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 100

163
. A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 103, lihat pula Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 26

164
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 26

165
. A. Syalabi. Sejarah dan Kebudayaan Islam I (Jakarta: Pustaka al-Husna Baru, 2003), 103-104

166
. Ibid., 104

167
. Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam; Dirasah Islamiyah II (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.), 27

168
. Philip K. Hitti, History of the Arabs. Terj. Cecep lukman yasin, dkk. Cet. I, (jakarta: serambi, 2006) 616

169
 C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam.Terj. Ilyas Hasan. (Bandung: Mizan. 1993), 26

170
.Buku-buku sejarah telah menyebutkan banyak riwayat kematiaanya. Paling banyak diceritakan bahwa ia mati karena diracun oleh orang suruhan menteri yang menjamin dirinya di depam al-Ma’mun yaitu, Ahmad bin Abi Khalid.

171
. C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, 126-127

172
. Yusuf al-isy, Dinasti Abbasiyah, 148

173
. C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, 81

174
. Ibid, 81

175
. Ibid,. 81-82

176
. C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, 128

177
. Yusuf al-isy, dinasti abbasiyah, terj. Arif munandar,(Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2007) 150

178
 Philip K. Hitti, History of the Arabs, 586

179
 Philip K. Hitti, History of the Arabs, 587

180
 C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, 129

181
. Yusuf al-isy, dinasti abbasiyah, 151-152

182
. Philip K. Hitti, History of the Arabs, 588-589

183
. Ibid, 589

184
. C. E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, 206

185
. Philip K. Hitti, History of the Arabs, 589

186
. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, 299

187
. Philip K. Hitti, History of the Arabs, 591

188
. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, 298

189
. Philip K. Hitti, History of the Arabs, 590

190
. Ibid,., 616-617

191
. Ira M. Lapisus. A History of Islamic Societies. Terj Ghufran A. Mas’adi (Jakarta: PT Grafindo Persada, 1999),195-196.

192
. Dr. Badri Yatim, M. A, Sejarah Peradaban Islam, 82

193
. Ibid,.84

194
. Dr. Badri Yatim, M. A, Sejarah Peradaban Islam, 85

195
. Philip K. Hitti, History of the Arabs, 620

196
.CyberMQ.com/Putaka Islami/Tarikh/Sejarah/ Sebab-Sebab Mundurnya Pemerintahan Daulah Abbasiyah. (27 Desember 2007)

197
. Dr. Ali Mufradi, Islam di Kawasan Kebudayaan Arab, 107

198



199



200
. al-Maqrizi, History of Egypt, Egypt: t.th: 1,19


201
. Sulaiman al-Hakim, Sejarah Peradaban Islam, 2005:14

202
.Ibnu Manzhur, Lisan al-‘Arab, 2006: 4, 22; Sulaiman al-Hakim, 2005: 15

203
. QS: Yunus: 87

204
. QS: Yusuf: 21

205
. Ayah dan saudara perempuan ibunya (bibi)

206
. QS: Yusuf: 99

207
. QS: al-Zukhruf: 51

208
Qashash al-Anbiya wa al-Tarikh, Yusuf Asm karya DR. Rusydi al-Badrawy


209
Islamweb.com

210
. A. Mukti Ali dkk. (Ed.), Ensiklopedi Islm di Indonesia, Jilid 2, (Jakarta: Departemen Agama RI, 1988), 464

211
. Philip K. Hitti, History of The Arab, op. Cit, 114

212
Ibnu al-Kanady, “Fadhail Mashr al-Mahrusah” Kairo: 2000, 56

213
. DR. Rusydi al-Badrawy, Qashash al-Anbiya wa al-Tarikh, 1, 47

214
. Ibid 47

215
. Perjanjian Lama, Kitab Kejadian, pasal 50

216
. QS: al-Dukhan 24-28

217
Ibnu al-Kanady, “Fadhail Mashr al-Mahrusah” hlm 9

218
. Rasyid Badawi, “ Qashash al-Anbiya wa al-Tarikh” cet 1. Hlm 47

219
. Ibid, h. 27

220
. Suad Mahir, Kumpulan tulisan sejarawan Mesir, Jakarta: 1983: 77

221
. Kitab Kejadian, pasal: 12, 13, dan 15, 40 kali ketika mengisahkan tentang Nabi Yakub dan Nabi Yusuf bersama saudara-saudaranya Kitab Kejadian, pasal: 36 sampai pasal paling akhir dari Kitab Kejadian, pasal 50, serta sisanya ketika mengisahkan Nabi Musa as

222
. Matius, pasal: 2


| Page



Yüklə 0,61 Mb.

Dostları ilə paylaş:
1   2   3   4   5   6   7   8   9   10




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə