Rencana pelaksanaan pembelajaran


Kegiatan inti ( 45 menit )



Yüklə 0,58 Mb.
səhifə4/7
tarix22.01.2018
ölçüsü0,58 Mb.
1   2   3   4   5   6   7

Kegiatan inti ( 45 menit )

EKSPLORASI

  1. Siswa memperhatikan contoh dari guru dalam mengartikan per kata QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja sama )



  1. Siswa memperhatikan contoh dari Guru dalam mengartikan per kalimat QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja sama )



  1. Siswa memperhatkan contoh Guru dalam mengartikan per ayat QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja sama )



  1. Siswa mengungkapkan makna perkalimat QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja keras )




  1. Siswa mengungkapkan makna perayat QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja keras )

ELABORASI

  1. Guru memberi beberapa pertanyaan untuk menjajagi pemahaman sisiwa tentang arti per kata, per ayat dan kandungan makna pada QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja sama )

KONFIRMASI

  1. Menyempurnakan kemampuan mengartikan siswa yang belum sempurna, siswa yang belum sempurna mau menerima pembetulan dengan lapang dada. ( lapang dada, besar hati )

  2. Penguatan terhadap siswa yang sudah sempurna melalui pengahrgaan atau pujian ( menghargai prestasi ).




      1. Kegiatan Akhir ( 10 menit ).

        1. Guru menyimpulkan materi menterjemah QS.Al-An’am 162-163 dan QS. Al-Bayinah ayat 5.

        2. Tugas terstruktur : menterjemahkan QS.Al-An’am 162-163 dan QS. Al-Bayinah ayat 5.

        3. Tugas mandiri : Mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam QS.Al-An’am 162-163 dan QS. Al-Bayinah ayat 5.


    1. Alat dan Sumber Belajar

Alat belajar : Teks ayat

Sumber Belajar : Al-Qur’an dan terjemahnya, Buku Paket, LKS.

    1. Penilaian :

      1. Tehnik : Tes awal, tes inti, tes ahir.

      2. Bentuk : Tes awal (lisan / tagihan di pendahuluan), tes inti (tulis), tes ahir(tulis).

      3. Instrumen : -Tulis : Menulis ayat lengkap syakalnya, arti dan makna dari QS. Adz-Dzariyat 56, ( 15 menit )



C. Pertemuan ketiga ( 2 X 45 menit ).

  1. Standar Kompetensi :

Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dlm beribadah.


  1. Kompetensi Dasar :

Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam pada QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5



  1. Tujuan pembelajaran:

  1. Dapat meng identifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

  2. Dapat mempraktekkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai denganS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah:

  3. Dapat menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

  4. Mengembangkan kemampuan siswa melalui : GEMAR MEMBACA, KREATIF, KERJA SAMA, TANGGUNG JAWAB, DAN KERJA KERAS.




  1. Indikator :

    1. Meng identifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

    2. Mempraktekkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah:

    3. Menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

    4. Menunjukkan kemampuan siswa melalui : GEMAR MEMBACA, KREATIF, KERJA SAMA, TANGGUNG JAWAB, DAN KERJA KERAS.




  1. Materi belajar

Perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam pada QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5


  1. Metode Pembelajaran :

    1. Ceramah, Penugasan, Diskusi..




  1. Langkah-langkah pembelajaran :

  1. Kegiatan Pendahuluan ( 25 menit ).

        1. Siswa menyiapkan diri untuk mengikuti kegiatan KBM, dengan memberi penghormatan awal kepada guru dipimpin ketua kelas ( Disiplin ).

        2. Memulai pembelajaran dengan berdo’a yang dipimpin oleh ketua regu piket ( Religius )

        3. Tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh salah seorang siswa, dan maju ke depan ( Religius )

        4. Ketua kelas melaporkan hasil absensi siswa ( Tanggung jawab )

        5. Siswa mereview materi yang lalu ( Kreatif )




  1. Kegiatan inti ( 30 menit ).

EKSPLORASI

    1. Siswa mendiskusikan isi kandungan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( kerja sama )

3). Peserta didik dibimbing untuk mendapatkan contoh sebanyak mungkin tentang sikap ikhlas dalam beribadah yang sesuai dengan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5 ( toleransi )

ELABORASI

4). Siswa mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah ( kerja keras, kreatif )

5). Siswa mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah ( kreatif )

6). Siswa menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah.( disiplin )



KONFIRMASI

7). Menyempurnakan hasil diskusi kelompok siswa yang belum sempurna ( toleransi, lapang dada )

8). Guru memberikan apresiasi terhadap kelompok yang sudah sempurna hasil diskusinya ( penghargaan prestasi )


  1. Kegiatan Penutup ( 10 menit ).

  1. Guru menyimpulkan materi QS. Al-An’am 162-163 dan QS Al-Bayyinah ayat 5.

2). Kegiatan tugas terstruktur

Guru menunjuk beberapa peserta didik untuk memberikan contoh sikap yang menunjukkan sikap ikhlas dalam QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

3). Kegiatan tugas mandiri tidak terstruktur

Peserta didik ditugaskan oleh guru untuk merangkum kadungan QS.Al-An’am: 162-163, QS.Al-Bayyinah: 5

minimal dari dua sumber tafsir/buku yang



  1. Alat dan Sumber Belajar

Alat belajar : Teks Materi

Sumber Belajar : Buku Paket, Buku Tafsir.


  1. Penilaian :

    1. Tehnik : Tes awal, tes inti, tes ahir.

    2. Bentuk : Tes awal (lisan), tes inti (lisan dan tulis), tes ahir (tulis).

    3. Instrumen : ( terlampir ).

a. Lesan ( pada pertemuan pertama ) = 10

b. Tulis (pada pertemuan pertama ) = 10

c. Resume (pada pertemuan kedua ) = 10

________________________+

Jumlah = 30

Nilai : 30 : 3 = 10







Semarang, 17 Juli 2010

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran

Kepala Sekolah



















HM. FAOJIN, M.Ag. M.Pd

DRS. HARI WALUYO, MM

NIP. 197105211997031004

NIP. 196402071988031016



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


SATUAN PENDIDIKAN : SMA NEGERI 3 SEMARANG

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

MATERI POKOK : AQIDAH

KELAS / SEMESTER : X / 1

WAKTU : 4 Jam @ 45 menit ( 2 X pertemuan )


  1. Pertemuan Pertama ( 2 X 45 menit )

  1. Standar Kompetensi :

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna.


  1. Kompetensi Dasar :

Menyebut 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna.

Menjelaskan arti 10 sifat Alah dalam Asmaul Husna.




  1. Tujuan pembelajaran:




      1. Siswa mampu menyebutkan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna.

      2. Siswa mampu menjelaskan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna.

      3. Siswa mampu menjabarkan 10 sifat Allah dalam sifat manusia.

      4. Siswa mampu menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna.

      5. Siswa mampu menjabarkan arti 10 sifat Allah ke dalam sifat manusia.

      6. Siswa mampu menunjukkan dalil naqli tentang 10 sifat Allah dalam asmaul husna.

      7. Siswa mampu memberikan contoh bukti bahwa Allah swt memiliki 10 sifat dalam asmaul husna.

      8. Mengembangkan perilaku siswa yang mencerminkan ( PBKB = GEMAR MEMBACA, KERJA SAMA, KREATIF, TANGGUNG JAWAB DAN KERJA KERAS ).




  1. Indikator




      1. Siswa menyebutkan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna melalui membaca buku reverensi ( GEMAR MEMBACA ).

      2. Siswa mendiskusikan 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna dalam kelompok ( kerja sama ).

      3. Siswa menjabarkan 10 sifat Allah dalam sifat manusia melalui kerja kelompok ( kreatif, kerja sama ).

      4. Siswa menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna melalui diskusi kelompok ( kerja sama ).

      5. Siswa mampu menjabarkan arti 10 sifat Allah ke dalam sifat manusia melalui diskusi kelompok ( kerja sama ).

      6. Mampu menunjukkan dalil naqli tentang 10 sifat Allah dalam asmaul husna melalui kerja kelompok ( kerja sama )

      7. Mampu memberikan contoh bukti bahwa Allah swt memiliki 10 sifat dalam asmaul husna ( cermat )

      8. Menunjukkan perilaku siswa yang mencerminkan ( PBKB = GEMAR MEMBACA, KERJA SAMA, KREATIF, TANGGUNG JAWAB DAN KERJA KERAS ).


  1. Materi belajar :

    1. 10 sifat-sifat Allah yang wajib diketahui .

      1. Wijud, artiny ada.

      2. Qidaam, artinya tidak berawal.

      3. Baqaa’ , artinya kekal.

      4. Mukhaalafatul lil hawaaaditsi, berbeda dengan mahluq-Nya.

      5. Qiyaamuhu Binafsihi, berdiri sendiri/ tidak membutuhkan sesuatu.

      6. Wahdaaniyyah, artinya satu,tunggal.

      7. Qudrah, artinya Maha Kuasa,

      8. Iraadah, artinya berkahendak.

      9. Ilmun , mengetahui segala sesuatu.

      10. Hayaat, hidup.




    1. 10 Sifat-sifat Allah yang wajib diketahui, sifat mustahil-Nya beserta artinya dan dalil Naqly nya.:

      1. Wijud X ‘Adam, artinya : Ada X Tidak ada. QS. Al An’am : 102 .

            

      



Artinya: (yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, Maka sembahlah Dia; dan dia adalah pemelihara segala sesuatu.

      1. Qidaam X Huduuts, artinya : Tidak berawal X Didahului pleh sesuatu. QS. Al Hadiid : 3 .

          



Artinya: Dialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir dan yang Bathin[1452]; dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.


      1. Baqaa’ X Fanaa, atinya : Kekal selama-lamanya X Kehancuran. QS. Ar Rahmaan : 26-27

           



Artinya: Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.


      1. Mukhaalafatul lil hawaaaditsi X Mumaatsalatull hawaaditsi, artinya : Berbeda dengan dengan mahluk X Serupa dengan mahluk. QS. Asy Syuuraa : 11

                       



Artinya: (dia) Pencipta langit dan bumi. dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan Melihat.


      1. Qiyaamuhu Binafsihi X Ihtiyaajun ilaa Ghairihi, artinya : Tidak membutuhkan sesuatu untuk wujud-Nya X membutuhkan sesuatu untuk wujud-Nya. QS. Az Zumar : 62

          



Artnya: Allah menciptakan segala sesuatu dan dia memelihara segala sesuatu.


      1. Wahdaaniyyah X Ta’addud, artinya : Satu X Bebilang QS. Al Ihlaash : 1-4

                  



Artinya: 1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. 2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, 4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."


      1. Qudrah X ‘Ajzun, artinya : Maha Kuasa X LemahQS. Ali Imraan : 26

                           

Artinya: Katakanlah: "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.


      1. Iraadah X Karaahah, artinya : Berkehendak X Terpaksa QS. Yaasin : 82

          

Artinya: Sesungguhnya keadaan-Nya apabila dia menghendaki sesuatu hanyalah Berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia.


      1. ‘Ilmun X Jahlun, artinya : Mengetahui X Bodoh QS. Al Israa’ : 25

             

Artinya: Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu; jika kamu orang-orang yang baik, Maka Sesungguhnya dia Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertaubat.


      1. Hayaat X Mautun, artinya : Hidup X Mati QS. Al Furqaan : 58

              

Artinya :Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. dan cukuplah dia Maha mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya.


  1. Metode Pembelajaran :

    1. Bimbingan,

    2. Card Sort ,

    3. ceramah.




  1. Langkah-langkah pembelajaran :

    1. Kegiatan Pendahuluan ( 20 menit ).

        1. Siswa menyiapkan diri untuk mengikuti kegiatan KBM, dengan memberi penghormatan awal kepada guru dipimpin ketua kelas ( Disiplin ).

        2. Memulai pembelajaran dengan berdo’a yang dipimpin oleh ketua regu piket ( Religius )

        3. Tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh salah seorang siswa, dan maju ke depan ( Religius )

        4. Ketua kelas melaporkan hasil absensi siswa ( Tanggung jawab )

        5. Siswa mereview materi yang lalu ( Kreatif )

        6. Appersepsi dan motivasi:




    1. Kegiatan inti ( 60 menit ).

EKSPLORASI

  1. Siswa membaca 10 sifat wajib Allah swt dengan artinya dan 10 sifat yang berlawanan beserta artinya.( gemar membaca )

  2. Siswa menghafal 10 sifat wajib Allah dengan artinya dan 10 sifat yang belawanan beserta artinya.( kerja keras )

  3. Guru membagi 4 jenis kartu kepada siswa.

    1. 10 lembar kartu yang setiap kartu berisi sifat-sifat Allah.

    2. 10 lembar kartu yang setiap kartu berisi arti dari sifat-sifat Allah.

    3. 10 lembar kartu yang setiap kartu berisi sifat mustahil Allah.

    4. 10 lembar kartu yang setiap kartu berisi arti dari sifat mustahil Allah.

( kreatif, disiplin )

4). Siswa menempelkan kartu-kartu tersebut di tempat yang disediakan dan di sesuaikan. contoh : ‘Ilmun X Jahlun, artinya : Mengetahui X Bodoh. Selama ( 30 menit ). ( kreatif )



ELABORASI

5). Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang dalil naqly tentang 10 sifat wajib Allah.( rasa ingin tahu )

6). Siswa memperhatikan penjabaran 10 sifat wajib Allah pada manusia; bahwasanya sifat yang dimiliki manusia pada hakekatnya berbeda dengan sifat Allah, seperti wujud manusia nampak tapi wujud Allah hanya keimanan yang dapat mengatakan Allah itu ada dan tidak bisa dilihat tapi Allah selalu melihat manusia. ( mandiri )

KONFIRMASI





  1. Guru memberi beberapa pertanyaan untuk menjajagi pemahaman tentang sifat wajib dan sifat mustahil bagi Allah.

  1. Guru : Sebutkan arti ‘Ilmun

  2. Siswa : Ilmun artinya Maha Mengetahui.

  3. Guru : Sebutkan 10 sifat-sifat Allah yang wajib diketahui!

  4. Siswa : Wijud ,Qidaam , Baqaa’ , Mukhaalafatul lil hawaaaditsi ,Qiyaamuhu Binafsihi, Wahdaaniyyah , Qudrah ,‘Ilmun , Hayaat.

  1. Menyempurnakan hasil kerja kelompok yang belum sempurna dengan koreksi bersama-sama ( kerja sama ).

  2. Penguatan dan memberikan apresiasi terhadap kelompok yang sudah bagus ( penghargaan prestasi )




    1. Kegiatan Penutup ( 10 menit ).

    1. Guru menyimpulkan materi sifat wajib Allah swt, Sifat Mustahil Allah swt.

    2. Guru membimbing siswa menyebutkan 10 sifa-sifat wajib Allah dan mustahilnya beserta artinya.

    3. Tugas Terstruktur : Siswa menulis 10 sifat wajib Allah swt beserta artinya, Sifat mustahil Allah swt dan artinya.

    4. Tugas Tdk Terstruktur : Siswa mencari dan menghafalkan sifat wajib dan mustahil Allah swt beserta artinya.



  1. Alat dan Sumber Belajar.

Alat Belajar : Teks materi sifat – sifat Allah swt dalam asmaul husna.

Sumber Belajar : Al-Qur’an, Buku Paket, LKS.




  1. Penilaian :

    1. Tehnik : Tes awal, tes inti, tes ahir.

    2. Bentuk : Tes awal (lisan), tes inti (lisan dan tulis), tes ahir (tulis).

    3. Instrumen :

      1. Lisan : menyebutkan 10 sifa-sifat Allah yang wajib diketahui.

      2. Tulis :

  1. Menulis 10 sifa-sifat Allah yang wajib diketahui dan artinya..

  2. Menulis dalil naqly salah satu sifat wajib Allah lengkap dengan syakal dan artinya.

      1. Catatan :

  1. Tes lisan dan tulis dilaksanakan pada pertemuan kedua.

  2. Soal dan kunci jawaban terlampir.



  1. Pertemuan Kedua ( 2 X 45 menit )

    1. Standar Kompetensi :

Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna.


    1. Kompetensi Dasar :

Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna.


    1. Tujuan pembelajaran:

      1. Siswa mampu menghayati perilaku yang mencerminkan sifat-sifat Allah swt.

      2. Siswa mampu menerapkan perilaku yang mencerminkan sifat-sifat Allah swt.

      3. Siswa mampu mempraktekkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari.

      4. Mengembangkan perilaku siswa yang mencerminkan ( PBKB = gemar membaca, kerja keras, kerja sama, kreatif, dan tanggung jawab ).




    1. Indikator :

      1. Menghayati perilaku yang mencerminkan sifat-sifat Allah swt melalui membaca buku ( gemar membaca ).

      2. Mempraktekkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari ( Tanggung jawab )

      3. Menunjukkan perilaku siswa yang mencerminkan ( PBKB = gemar membaca, kerja keras, kerja sama, kreatif, dan tanggung jawab ).




    1. Materi :

Sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari:

    1. Wijud, artinya ada; kalau wujud bagi manusia bisa hilang/tidak ada.

    2. Qidaam, artinya tidak berawal; manusia diciptakan oleh Malaikat Allah dari segumpal tanah.

    3. Baqaa’ , artinya kekal; manusia bisa mati.

    4. Mukhaalafatul lil hawaaaditsi, artinya berbeda dengan mahluq-Nya;

    5. Qiyaamuhu Binafsihi, artinya berdiri sendiri/ tidak membutuhkan sesuatu; kalaumanusia memerlukan bantuan manusia lain.

    6. Wahdaaniyyah, artinya satu,tunggal; kalau manusia ada yang kembar.

    7. Qudrah, artinya Maha Kuasa; kalau kekuasaan manusia bisa lengser.

    8. Iraadah, artinya berkahendak; kalau keinginan manusia belum tentu terlaksana.

    9. ‘Ilmun , artinya mengetahui segala sesuatu; pengetahuan manusia terbatas.

    10. Hayaat, artinya hidup kalau manusia bisa mati.


    1. Metode Pembelajaran :

      1. Ceramah,

      2. diskusi,

      3. main peran.




    1. Langkah-langkah pembelajaran :

  1. Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit ).

        1. Siswa menyiapkan diri untuk mengikuti kegiatan KBM, dengan memberi penghormatan awal kepada guru dipimpin ketua kelas ( Disiplin ).

        2. Memulai pembelajaran dengan berdo’a yang dipimpin oleh ketua regu piket ( Religius )

        3. Tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh salah seorang siswa, dan maju ke depan ( Religius )

        4. Ketua kelas melaporkan hasil absensi siswa ( Tanggung jawab )

        5. Siswa mereview materi yang lalu ( Kreatif )

        6. Mereview materi yang lalu ( kreatif )

        7. Mempersiapkan siswa dan mengatur tempat duduk ( disiplin )

        8. Appersepsi dan motivasi:





  1. Yüklə 0,58 Mb.

    Dostları ilə paylaş:
1   2   3   4   5   6   7




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2020
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə