Doa-doa mujarrob dari Al-Quran



Yüklə 223,04 Kb.
səhifə2/2
tarix12.09.2018
ölçüsü223,04 Kb.
#81392
1   2










3:193 Robbanaa wa aatinaa maa wa ‘adtanaa ‘alaa rusulika wa laatuhrijnaa yaumal qiyaamati; innaka laa tukhliful mii’ad.
Tuhan kami, berikanlah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui Utusan Mu , dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiyamat,. Sesungguhnya Engkau tak pernah ingkar janji.



Sambungan doa pada 3:192.










4:75 Robbanaa akhrijnaa min haadhihil qoryati dh dhoolimi ahluhaa; wa j ‘al lanaa mil ladungka wa liyyaa; wa j ‘al lanaa mil ladungka nashiiroo.
Tuhan kami, keluarkanlah kami dari kota ini yang penduduknya dhalim, dan berilah kami dari sisi Mu kawan, dan berilah kami dari sisi Mu seorang penolong.



Doa ini khusus bila kita mendapat tekanan yang sedemikian kerasnya sehingga harus memilih berhijrah. Tidak lain memohon datangnya pertolongan yang berasal dari Allah SWT, siapapun mereka.
Bila keadaan sudah seperti itu, seharusnya kelompok orang beriman menyusun barisan untuk memeperbaiki keadaan, dengan opsi paling akhir – bila tidak ada pilihan lain adalah perang bila keadaan menuntut demikian (na’udhubil Laah min dhaalik).










5:83 Robbanaa aamannaa faktubnaa ma’a sy syaahidiin.
Tuhan kami, kami beriman, maka tulislah kami bersama mereka yang menjadi saksi (bahwa tiada tuhan selain Allah)



Pada waktu seseorang diberikan hidayah oleh Allah SWT dan mendapat petunjuk untuk mengimani yang disampaikan oleh para Utusan, mereka necucurkan air mata karena rasa keterharuan dan syukur mereka.











7:23 Robbanaa dholamnaa anfusanaa, wa il lam taghfir lanaa wa tarchamnaa lanakuunanna minal khoosiriin
Tuhan kami, kami telah berbuat aniaya terhadap diri kami; dan jika Engkau tak mengampuni kami, dan tak mengasihi kami, niscaya kami menjadi golongan orang yang rugi.

Allah tidak pernah memerintahkan berbuat keji, dimana keadaan ini ditegaskan dengan perintah Allah SWT pada Rasul Nya untuk menegaskan bahwa Allah menyuruh berbuat adil, dan menegakkan wajah setiap sholat, dan berdoa kepada Allah SWT dengan ikhlas dan patuh kepada Allah SWT, begitulah Allah kehendaki sejak manusia diciptakan sampai dipanggilnya bila saatnya tiba.



Ini adalah doa Nabi Adam waktu dia sadar bahwa iblis telah berhasil mempengaruhinya untuk mengerjakan larangan Allah SWT. Itulah saat Allah SWT berfirman bahwa manusia akan hidup dibumi dan mati di bumi dan juga dibangkitkan dari kuburnya (5:25). Hati-hatilah terhadap bisikan syetan. (lihat kolom tengah disebelah kiri)










7:47 Robbanaa laa taj’alnaa ma’a l qaumi dh dhoolimiin.
Tuhan kami, janganlah Engkau menempatkan kami bersama-sama orang lalim.



Ini adalah doa para ahli surga waktu ditampakkan pada mereka pa yang terjadi pada manusia yang ada di neraka.

Untuk kita doa ini adalah permohonan kita supaya dijauhkan terafiliasinya kita dengan orang-orang yang lalim.












7:89 Wa si’a robbunaa kullu syaiin ‘ilman, ‘alal Laahi tawakkalnaa, robbanaa f takh bainanaa wa bainaa kauminaa bil haq, wa anta khoirul faatikhiin.
Tuhan kami meliputi sesuatu dengan ilmuNya. Kami bertawakkal kepada Allah. Tuhan kami, berilah keputusan (mana) yang benar antara kami dan kaum kami. Sesungguhnya Engkau adalah Sebaik-baik Pemberi-keputusan.



Ini adalah attestement dari Nabi Syu’aib pada waktu kaumnya memprotes ajaran yang disampaikannya. Nabi Syuaib menyatakan bahwa dia membuat kebohongan bila menerima tawaran kaumnya. Nabi Syuaib memohon pada Allah SWT untuk memeperlihatkan kebenaran untuk kaumnya. Bagi kita dua ini baik untuk mereka yang sedang mengajak suatu group untuk menambah keimannan anggauta-anggatanya.










7:121

Amannaa birobbil ‘aalaamiin.

Kami beriman kepada Tuhan Semesta Alam


7:125 Innaa ilaa robbinaa mungqoolibuun

Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali.








Pernyataan iman dari para ahli sihir Firaun setelah melihat kehebatan kemampuan Nabi Musa yang dituntun oleh Allah SWT.

Doa para ahli sihir waktu diancan oleh Firaun akan dipotong tangan dan kakinya bersilang secara timbal balik dan akan disalib


7:126 Robbanaa afrigh ‘alaina sobron wa tawaffanaa muslimiin.
Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran kepada kami, dan matikanlah kami sebagai orang muslim.



Lanjutan doa para ahli sihir yang telah beriman memohon kesabaran pada Allah menghadapi ancaman dari Firaun yang menyatakan akan menyalib semua pengikut Nabi Musa. Juga Musa berkata kepada kaumnya untuk meminta pertolongan hanya kepada Allah, karena kesudahan yang baik itu baik bagi orang yang bertakwa (7:103-156)










7:151 Robbi gh firlii wa li akhii wa adkhilnaa fii rokhmatika; wa anta arkhamu r rookhimiin.
Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku (para muslimin, muslimat, mukminin, mukminat, yang masih hidup dan yang sudah tiada), dan masukkanlah kami kedalam rakhmat Mu; dan Engkau adalah sebaik-baik Dhat yang pengasih.



Doa Nabi Musa, mohon ampun juga bagi saudaranya, Nabi Harun.

Untuk kita, ini adalah doa istighfaar, sedangkan kata “li akhii” dapat saja disebutkan atau tidak disebutkan atau diganti li kulli muslimiin wal muslimaat, mukminiin wa mukminaat, alakhyaai minhum wal amwaat …



7:155 -156

7:155


Robbi lau syi’ta ahlaktahum min qoblu wa iyyaa ya a tuhlikunaa bimaa fa’ala s sufahaa minnaa; in hiya illaa fitnatuka; tudlillu bihaa man tasyaa u wa tahdii man tasyaa u; anta waliyyunaa faghfirlanaa wa r chamnaa, wa antaa khoiru l ghoofiriin.
Tuhanku, jika Engkau kehendaki, niscaya Engkau binasakan mereka sebelum ini, demikian pula aku. Apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang bodoh dikalangan kami? Sesungguhnya ini tiada lain adalah cobaan dari Mu. Engkau sesatkan dengan ini (serba berhala ini) siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau pimpin siapa yang Engkau kehendaki. Engkau adalah pelindung kami, maka ampunilah kami, dan kasih sayangilah kami, dan Engkau adalah Maha-pengampun.





Doa Nabi Musa waktu sudah reda kemarahannya karena kaumnya menyembah anak sapi.

Doa ini diucapkan Nabi Musa dikala bersama-sama tujuh puluh ketua-ketua suku bani Israil, mereka merasakan gempa bumi.

Untuk kita doa ini juga relevan di masa serba berhala (semua yang lebih penting dari Allah SWT adalah berhala – tuhan tuhanan)


7:156 Waktub lanaa fii hadhihi d dunyaa khasanah wa fil aakhiroti, inna hudnaa ilaika.
Dan tetapkanlah untuk kami kebaikan didunia dan akhirat, karena sesungguhnya kami kembali kepada Mu.
Ia (Allah) berfirman: Siksaanku akan Aku timpakan kepada siapa yang Aku kehendaki, dan kasih-sayangku meliputi segala sesuatu. Ini Aku tetapkan untuk orang yang bertaqwa dan membayar zakat, dan orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami.



Kelanjutan doa Nabi Musa.

Doa ini baik untuk mengiring usaha keras kita, seperti juga waktu Nabi Musa bersama-sama tujuh puluh pria untuk jangka waktu yang ditentukan (7:155) naik ke gunung Tursina












11:47 Robbi innii a’udhubika an asalaka maa laisa bihii ‘ilmun; wa illaa taghfirlii wa tarkhamniii aku m mina l khosiriin.
Tuhanku, aku berlindung kepadaMu agar aku tak bermohon kepada Engkau sesuatu yang aku tidak mempunyai pengetahuan. Jika Engkau tak mengampuni aku dan berbelas kasih padaku, maka aku termasuk orang-orang yang merugi.



Doa Nabi Nuh untuk dihindarkan meminta sesuatu yang beliau tidak mempunyai pengetahuan (memintakan maaf bagi puteranya yang tidak termasuk orang beriman).

Bagi kita doa ini penting untuk kita dihindarkan dari meminta sesuatu yang kita tidak mengerti yang sebetulnya adalah godaan godaan syeitan saja












12:33 Robbi s sijnu akhabbu ilayya mimaa yad’uunaniii ilaihi, wa illaa tashrif ‘annii kaida hunna ashbu ilaihinna wa aku m minal jaahiliin.
Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada aku menurut ajakan mereka kepada itu (mengerjakan kenistaan). Dan jika tipu daya mereka tak Engkau elakkan dariku, niscaya aku akan tergiur kepada mereka, dan aku menjadi golongan orang yang bodoh



Doa Nabi Yusuf, waktu dituduh dia berbuat tidak senonoh.

Pada ayat selanjutnya (12:34-35) Allah menerima doa Nabi Yusuf dan menyingkirkan tipudaya mereka darinya.


Untuk kita “penjara” dapat diperluas sebagai keadaan yang menyendiri lebih baik dari pada menuruti kehendak orang lain yang akan memperdayakan kita atau mengajak pada dosa/kejahatan.










14:35 Robbi j ‘al haadhaa l balada aamina w wajnubnii wa baniyya an na’budu l ashnaam.
Tuhanku,jadikanlah kota ini (Makkah tul mukaromah) aman, dan jauhkanlah aku dan putera-puteraku dari menyembah berhala.



Doa Nabi Ibrahim AS, untuk menjadikan kota Mekah kota yang damai dan untuk memelihara dia dan puteranya, Ismail, tidak menyembah berhala.

Pada masa sekarang yang serba mudah tergelincir untuk serba berhala (misalnya mengagungkan pekerjaan lebih dari keagungan Allah SWT), maka doa ini penting












14:38 Robbanaa innaka ta’lamu maa nukhfii wa maa nu’lin; wa maa yakhfaa ‘alal laahi min syaiin fii l ardli wa laa fi s samaaa ‘
Tuhan kami, sesungguhnya Engkau tahu apa apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami dapat berterus terang. Dan bagi Allah tak ada sesuatu yang tersembunyi, baik di bumi, maupun dilangit



Doa Nabi Ibrahim AS setelah menempatkan Isma’il di perbukitan didekat Kaabah. Intinya sebetulnya dalam hati Nabi Ibrahim AS berkecamuk berbagai perasaan, dan Allah Maha-tau apa yang tersembunyi.

Untuk kita doa ini juga relevan apalagio bagi mereka yang mengadapi office politics.












14:40 Robbi j ‘al muqiima sh sholaati wa min dhurriyyatii; Robbanaa wa taqobbal du’aa.
Tuhanku, jadikanlah aku orang yang menegakkan sholat, demikian pula anak keturunanku, Tuhan kami, kabulkanlah doa kami



Kelanjutan dari doa Nabi Ibrahim AS didekat Kaabah.

Pelajaran untuk kita: Nabi Ibrahim AS saja masih berdoa untuk dapat rajin sholat, apalagi kita! Doa ini menurut pemikiran saya menjadi wajib bila kita tidak ingin sholat kita bolong-bolong












14:41 Robbanaa gh firlii wa liwaalidayya wa lil mukminiina yauma yaquumu l hisab
Tuhan kami, ampunilah aku, dan orang-tuaku, dan kaum mukminin, pada hari terjadinya hisab



Kelanjutan doa Nabi Ibrahim didekat Kaabah.

Personal Notes: Kalau saja saya sudah mempelajari doa-doa dari AL-Quran, saya akan kumpulkan doa-doa para Nabi-nabi dan saya amalkan di depan Multazam dan dikala berada dekat dengan Maqom Ibrohim












17: 24; Robbi r khamhumaa kamaa robbayaanii shoghiroo
Rendahkan dirimu terhadap mereka dengan penuh kesayangan, dan berdoalah: Tuhanku, sayangilah mereka (orang tuaku) sebagaimana mereka memeliharaku menyayangiku sewaktu aku kecil

Kemudian dalam ayat selanjutnya (17:25) Allah SWT menyatakan mengetahui siapa yang berhati tulus pada kedua orang tua. Bila terlanjur mohon ampun pada Allah, sebab Allah Maha-pengampun pada orang yang kembali (dalam kebaikan jalan yang benar)



Lanjutan dari ayat sebelumnya (17:23) dimana kita diperintahkan oleh Allah SWT agar kita tidak menyekutukan Nya dan berbuat baik pada kedua orang tua. Jangan berkata “Cih” (meninggikan suara pada mereka).










17:80 Robbi ad khilnii mudkhola shidqi w wa akhrijnii mukhroja shidqii w wa j ‘al l lii mi l ladungka sutloonan nashiiro.
Tuhanku masukkanlah aku ketempat masuk yang benar dan keluarkanlah aku ditempat keluar yang benar, dan berilah aku dari sisi Engkau kekuasaan untuk menolong



Doa Nabi Muhammad SAW pada waktu hijrah, masuk ke kota Madinah.

Doa ini untuk kita relevan untuk keselamatan waktu harus melakukan perubahan.












18: 10 Robbanaa aatinaa mi l ladungka rokhmah, wa hayyi’ lanaa min amrinaa rosyada.
Tuhan kami, berilah kemurahan kepada kami dari Engkau sendiri, dan berilah jalan yang benar kepada kami dalam perkara kami.



Doa Ashabul Kahfi, para orang muda yang terpaksa harus menyelamatkan diri berlindung didalam gua dari penguasa yang lalim.

Untuk kita, doa ini sangat baik untuk memohon dibebaskan dari kesulitan.












18:14 Robbunaa robbu s samaawaati wa ardli lan nad ‘uwaa min duunihii ilaaha l laqod qulnaaa idha syatlotlo.
Tuhan kami adalah Tuhannya langit dan bumi, kami tak menyeru kepada tuhan selain Dia, karena jika demikian (menuhankan yang lainnya) maka kami mengucapkan (sesuatu ) yang mengerikan.



Kelanjutan doa Ashabul Kahfi waktu mereka berdiri dan siap untuk memasuki gua. Dengan doa ini kekuatan hati mereka tambah diteguhkan oleh Allah SWT, karena keteguhan mereka dalam bersaksi bahwa Tuhan mereka adalah Tuhannya langit dan bumi.










18:24. Robbii li aqroba min hadha rosyadaa.

Tuhanku akan memimpin aku pada jalan yang lebih pada kebenaran dari pada ini.





Doa sebagai sambungan peringatan supaya jangan mengatakan, iya aku akan kerjakan besok (18:23), tapi katakana jika Allah SWT menghendaki ( ay yasyaa Allah). Kemudian kita diperingatkan supaya mengingat Allah SWT dikala lupa akan sesuatu dan dituntun untuk mengucapkan doa ini.










20:50 Robbunaa l ladiii a’tloo kullaa syaiin kholqohuu thumma hadaa.
Tuhan kami ialah Dhat yang memberi segala sesuatu sesuai terciptanya, lalu memberi petunjuk (kepadanya)



Doa ini adalah jawaban dari Nabi Musa AS menjawab pertanyaan Firaun:”Siapakah Tuhan kamu ya Musa?”.

Untuk kita doa ini baik sebagai penguat keimanan kita, sebagai attestement. Semoga kita termasuk orang yang diberi petunjuk sebagai ciptaanNya.












20:98 Innamaa ilaahukumu l Laahu l ladhii laa ilaaha illa huwa, wasi’a kulla syaiin ‘ilmaa.
Tuhan kamu Allah saja, yang tak ada tuhan selain Dia. Ilmu (-Nya) meliputi segala sesuatu.



Ayat ini baik diucapkan sebagai sambungan attestement kita (diatas) untuk mengucapkan bahwa tidak ada tuhan selain Dia (Allah). Ini adalah arahan dari Nabi Musa untuk kaumnya yang mulai mengikuti Samiri (yang membuat patung anak sapi sebagai sesmbahan).










20:114 Robbi zidnii ‘ilmaa
Tuhanku, berilah aku tambahan ilmu



Maha-luhur Allah, Raja yang haq!

Ayat ini memerintahkan kita untuk berdoa minta tambahan ilmu terutama yang berkaitan dengan mengambil pelajaran dari Al-Quran.












21:4 Robbi ya’lamu l qaula fi s samaaa i wal ardli; wa huwa sami ‘ul ‘aliim.
Tuhanku, mengetahui (tiap-tiap) percakapan di langit dan di bumi



Doa ini baik sekali diucapkan sebagai pengakuan tidak ada yang tidak terdengar oleh Allah SWT, manakala ada sesuatu ganjalan di hati tentang ketidak untungan kita.










21:89 Robbi laa tadharnii farad w wa anta khoirul waa rithiin
Tuhanku, jangan biarkan aku sendirian; dan Engkau adalah sebaik-baik Dhat yang mewaris (memberikan peninggalan).



Doa nabi Zakaria, supaya senantiasa dalam pemeliharaan Allah SWT.










21:112 Robbi kh kum bil haq; wa Robbunaa r rokhmaanu l must’aanu ‘alaa ma tashifun
Tuhanku, adililah dengan benar, dan Tuhan kami adalah yang Maha-pemurah, yang dimohon pertolongan Nya terhadap apa yang kamu sifatkan (kepada Nya)



Doa Nabi SAW, dikala diuji menghadapi tantangan kaum Quraisy yang ingkar.

Untuk kita doa ini diperlukan bila kita menghadapi challenge dari sesuatu yang batil.












23:29 Robbii anzilnii munzala m mubaroka w wa anta khoirul munziliin
Tuhanku tempatkanlah (daratkanlah) aku di tempat yang diberkahi, dan Engkau adalah sebaik-baik Dhat dalam memberikan penempatan.



Doa Nabi Nuh waktu kapal sudah akan berlabuh, untuk dilabuhkan ditempat yang diberkati.

Untuk kita doa ini baik untuk mendoakan tempat kita tinggal (berlabuh) sebagai tempat yang diberkati.












23: 92 ‘Aalimi l ghoybi was y syahadah fa ta’aalaa ‘ammaa yusyrikuun

(Allah) yang Maha Tau akan barang yang tak kelihatan dan yang kelihatan; Maha luhur Dia diatas apa yang mereka sekutukan 9dengan Dia).





Bacaan sebagai penagkal kemusyrikan










23:94 Robbi falaa taj’alnii fi l qaumadl dloolimiin.
Tuhanku, janganlah Engka masukkan aku kedalam golongan orang yang lalim.



Doa Nabi SAW.

Sedangkan Nabi yang maksum saja mendoa supaya tidak termasuk orang lalim, apalagi kita yang tidak.












23:97 Robbi a’udhubika min hamazaati sy syayaatliin
Tuhanku, aku mohon perlindungan Mu dari bisikan jahat syeiton.



Lanjutan bacaan supaya dilindungi dari bisikan jahat syetan, yang akan menjadikan kita musyrik.










23:98 wa a’udhubika Robbi ay yakhdhuruun.
Dan aku mohon perlindungan Mu agar mereka tak datang kepadaku.



Kelengkapan doa diatas, supaya tidak menyesal karena mudah saja diseret oleh syetan.

Doa dari ayat 23:97 dan 98, biasanya dibaca langsung beruntun.












23:116 fata’ala l Laahu l malikul haq, laa ilaaha illa huwa, Robbul ‘arsyil kariim.
Maha-luhur Allah Raja yang Haq! Tak ada tuhan selain Dia; Tuhan Singgasana yang Agung.



Pujian kepada Dhat Allah SWT,membiasakan diri untuk mengucapkan ayat-ayat yang memuji Allah SWT, untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menambah ma’rifat akan Allah SWT.










23:118 Robbi ghfir wa r kham wa anta khoiru r rookhimiin
Tuhanku, ampunilah dan sayangilah; dan Engkau adalah sebaik-baik Dhat yang Maha-penyayang.



Doa Nabi Muhamad saw.

Doa untuk memohon kasih saying Allah SWT.












25:65 Robbanaa shrif ‘annaa ‘adhaaba jahannam; inna ‘adhaabahaa kaana ghoroomaa.
Tuhan kami, hindarkanlah kami dari siksa neraka, karena siksa neraka itu sangat meyakitkan dan kekal



Kelanjutan dari ayat sebelumnya (25:64), yang mengucapkan doa ini adalah orang-orang yang pada malam hari bersujud dan shalat.










25:74 Robbanaa hablanaa min azwajiinaa wa dhurriyaatinaa qurrota ‘ayunin, waj ‘alnaa lil muttaqiina imaamaa
Tuhan kami, jadikanlah pasangan kami dan keturunan kami sebagai cahaya mata yang menyejukkan, dan jadikanlah kami sebagaia pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa





Doa ini baik sekali dibaca kapan saja kita ada kekhawatiran akan keadaan pasangn kita maupun anak kita. Bagi mereka yang mengucapkan doa ini akan diganjar dg tempat-temapt yang tinggi karean kesabarannya, dan ditemapt tsb mereka akan disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat. Mereka menetap disana. Baik sekali tempat tinggal dan temapt peristirahatan itu (25:75-76)

Pelajaran yang didapat dari ayat surat Al-Furqon ini (25:74-76) adalah bahwa doa itu (bagi orang lain, maupun bagi kita/keluarga sendiri) akan kembali kepada yang mengucapkan sebagai hadiah dari Allah SWT yang menjadikan doa tsb sebagai syafaat di hari akhir.












26:83 Robbi hablii khukma w wal khiqnii bi sh sholihiin.

Tuhanku, berikanlah aku kebijaksanaan, dan persatukanlah aku dengan orang=orang yang sholih.





Doa Nabi Ibrahim AS, dikala memohon untuk diberi hikmah untuk menyampaikan risalahnya.

26:84 waj ‘al lii lisaana shidqin fil aakhiriin
Dan jadikanlah aku buah tutur yang baik dikalangan generasi mendatang.



Kelanjutan doa Nabi Ibrahim

26: 87 Wa laa tukhzinii yauma yub’athuun
Dan janganlah aku dihinakan pada hari tatkala mereka dibangkitkan



Kelanjutan doa Nabi Ibrahim

26:88 Yauma laa yanfa’u maalu w wa banuun.
Yaitu hari tatkala harta dan anak tak berguna sedikitpun



Kelanjutan doa Nabi Ibrahim

26:89 Illaa man itaa l Looha biqolbin saliim.
Kecuali orang yang menghadap Allah (bisa berarti sholat) dengan hati yang sehat.



Kelanjutan doa Nabi Ibrahim










26:169 Robbi naj-jinii wa ahlii mimmaa ya’lamuun.
Tuhanku, selamatkanlah aku dan para pengikutku (kumpulanku) dari apa yang mereka lakukan.



Doa Nabi Lut.










27: 19 Robbi auzighnii an askuro ni’mataka llatii an’amta alayya wa ‘alaa wa lidayya wa an a’mala sholihan tardhoohu wa adkhilnii bi rokhmatika fi ‘ibaadika s sholihiin.
Tuhanku, berilah aku kurnia agar aku mensyukuri nikmat Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada orang tuaku, dan agar aku berbuat yang Engkau ridloi, dan masukkanlah aku, dengan rakhmat Engkau, dikalangan hamba Engkau yang sholih..



Doa Nabi Sulaiman dikala melintasi lembah Naml










28:16 Robbi innii dholamtu nafsii faghfirlii.
Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka ampunilah daku.



Doa Nabi Musa AS setelah sadar bahwa dia telah meninju seseorang (orang Mesir) yang memusuhi pengikutnya, yang menyebabkan orang itu mati.










28:21 Robbi naj jinii mina l qaumi dh dhoolimiin.
Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang dholim.



Doa Nabi Musa AS, pada waktu dia harus keluar dari kota, karena akan ada yang membunuhnya.

Untuk kita doa ini adalah permohonan supaya terhindar dari kekejaman suatu kaum/kelompok.












28;24 Robbi innii anzalta ilayya min khoirin faqiir.
Tuhanku , sesungguhnya aku sangat membutuhkan barang baik apa saja (antaranya ………..) yang Engkau turunkan kepadaku



Doa Nabi Musa AS sewaktu berteduh sesudah bekerja keras. Ternyata doanya terkabul, dia mendapatkan istri yang sholih (28:25-27)










29:30 Robbi n shurnii ‘ala l qaumi l mufsidiin.
Tuhanku, tolonglah aku mengalahkan kaum yang berbuat kejahatan.



Doa nabi Lut AS










37:100 Robbi hablii mina sh sholihiin
Tuhanku berilah bagiku orang yang menjalankan perbuatan baik.



Doa Nabi Ibrahim A.S.

46:13 -14 Innal ladhiina qoluu: “Robbunaa l Laah” thumma s taqoomuu falaa khaufun ‘alaihim wa laa hum yakhzanuun. Ulaaaika ashabu l jannatii khoolidiina fihaa. Jazaa am bimaa kaanuu ya’lamuun.
Sesungguhnya mereka yang mengatakan bahwa “Tuhan kami adalah Allah” dan kemudian mereka terus menerus berada dijalan yang benar, maka ketakutan tak akan menimpa mereka. Mereka adalh para penghuni sorga; mereka abadi disana; (betul-betul) suatu ganjaran karena apa yang mereka lakukan.



Ayat ini sama bunyinya dengan ayat 40:30,

Janji Allah SWT tidak pernah tidak terjadi.












46:15 Robbi auzighnii an asykuro ni’mataka l latii an’amta ‘alayya wa ‘alaa wa lidayya wa an a’mala shoolihan tardloohu wa ashlihlii fii dhurriyatii; innii tubtu ilaika wa innii minal muslimii.
Tuhanku, berilah aku rasa syukur akan nikmat yang Engkau telah berikan padaku dan pada orang tuaku. Dan (berilah karunia) untuk aku beramal sholih yang Engkau ridloi; dan berikanlah kebaikan kepadaku dalam hal. Sesungguhnya aku bertobat pada Mud dan sesungguhnya aku adalah golongan orang yang berserah diri.



Doa bagi kedua orangtua bila seseorang mencapai usia dewasa dan mencapai usia 40 tahun , sebagai realisasi kebaikan kepada orang tua, terutama Ibu yang telah mengandungnya dengan susah payah dan melahirkan dia dengan susah payah, dari dikandung samapi disapih selama tiga puluh bulan.

Bila sudah mencapai usia 40 tahun dan belum pernah mengamalkan doa ini, segera saja amalkan!












71:28 Robbi gh firlii wa liwalidayya wa liman dakhola baitiya mukmina w wa lil mukminiina wal mukminaati. Wala tazidi dh dhoolimiinaa illa tabaaro.
Tuhanku, ampunilah aku dan dua orang-tuaku, dan orang yang masuk ke rumahku sebagai orang yang beriman, dan (ampunilah) kaum mukminin dan mukminat. Dan janganlah Engkau menambah apapun kepada kaum lalim selain kehancuran.



Doa Nabi Nuh AS.

Bagi kita doa ini baik sekali diucapkan supaya kita dan tamu-tamu kita yang beriman mukminin dan mukminat.

Juga secara khusus dipanjatkan bila dirumah ada perhelatan pengajian atau acara keluarga.











5:114 Allaahumma Robbanaa anzil ‘alainaa maaaidata m mina s samaaa I takuunu lanaa ‘iida l li awwalinaa wa aakhirinaa wa aayata m minka; wa r zuqnaa wa anta khoiru r rooziqiin.
Wahai Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit, yang ini akan menjadi kegembiraan yang senantiasa berulang bagi kami, baik bagi yang pertama dari kami maupun yang terakhir dari kami, dan (pula) menjadi tanda bukti dari Engkau, dan berilah kami rizki, dan Engkau adalah Pemberi-rizki yang paling baik.



Doa Nabi Isa AS (dalam the Last Supper).

Doa ini kita mohonkan supaya kita yang bersilaturachiim ataupun ber network semuanya mendapatkan rizki yang baik (hidangan dari langit), yang di ridloi oleh Allah SWT. Jangan perkumpulan menjadi ajang kehancuran iman.

Personal Note: Saya berfikir ada baiknya bagi host perhelatan perkawinan untuk membaca doa ini, supaya tidak kehabisan makanan …. (-:











66:11 Robbi b nil ii ‘indaka baita nf fil jannah wa naj jinni minal firauna wa ‘amalihi, wa naj jinni minal qaumidh dholimin.
Tuhanku bangunlah untukku rumah disisi Engkau di syorga, dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim.



Allah memberikan perumpamaan orang yang beriman, a.l istri Fir ‘aun., yang bermohon supaya dijauhkan dari kelakuan Firaun.

Untuk kita, kata min Firauna kita bisa ganti dengan apa saja yang sedang menganggu kita.












59:10 Robbanaa ghfirlanaa wa li ikhwaaninaa l ladhiina sabaquunaa bil imaani wa laa taj’al fii quluubinaa ghilla l lil ladhiinaa aamanuu, Robbanaa innaka rouufu r rochiim.
Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dalam iman, dan janganlah membuat hati kami dendam kepada orang-orang yang beriman. Tuhan kami, sesungguhnya Engkau adalah yang Maha-penyantun, Maha-pengasih.



Doa kaum muhajiriin.

Untuk kita sekarang ini, disamping mendoakan sauadar-saudara kita kaum muslimin mukminin yang telah mendahului kita, doa ini juga baik untuk memohon membersihkan hati kita dari ganjelan yang ada pada kawan-kawan kita sesame yang beriman.












60:4 Robbanaa ‘alaika tawakkalnaa, wa ilainaa anabnaa, wa ilaikal mashiir.
Tuhan kami, kepada Engkau kami betawakkal, dan kepada Engkau kami kembali, dan kepada Engkaulah tempat tujuan terakhir



Doa Nabi Ibrahim AS, yang bagi kita menjadi teladan yang baik, yang secara tegas menyatakan bahwa beliau melepaslan diri dari apa yang disembah (selain Allah SWT) oleh kaumnya .










60:5 Robbanaa Laa taj’alna fitnata l lil ladhiina kafaruu wa ghfirlanaa robbanaa, innaka anta l ‘aziizu l khakiim.
Tuhan kami, janganlah kami dijadikan ujian (sasaran) bagi orang-orang kafir, dan berilah kami pengampunan, wahai Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Maha-perkasa, Maha-bijaksana.



Manakala kekuatan oarng kafir melebihi kita, maka doa ini menghindarkan kita menjadi sasaran mereka.










44: 7, 8, 12

44:7 (Allaahu) Robbi s samawaati wal ardli wa maa baynahumaa; ing kuntum mukminiin.


Allah, Tuhannya langit dan bumi dan apa yang diantaranya, (seyogyanya) kamu yakin akan itu

Allaahu



Personal note: Untuk saya, membaca ayat-ayat yang mengagungkan Allah SWT diantara doa-doa memberikan rasa yang lebih nyaman dibandingkan hanya terus menerus melantunkan doa-doa saja.

44:8 Laaa ilaha illaa huwa yuhyii wa yumiitu, robbukum wa robbu aabaaaikummu l awwaliin.
Tidak ada tuhan melainkan Dia. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Tuhankamu semua dan Tuhan bapak-bapak kamu yang terdahulu.




Lanjutan ayat tsb diatas.

44: 12 Robbanaa aksyif ‘annaa l ‘adhaaba, innaa mukminuun.
Tuhan kami, hilangkanlah siksaan dari kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman




Doa untuk bala kekeringan yang panjang pada zaman Nabi SAW sebagai hukuman bagi kaum Quraisy.

66:8 Robbanaa atmim lanaa nuuronaa, waghfirlanaa, innaka ‘alaa kulli syaiing qodiir.
Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami, dan berilah perlindungan kepada kami; sesungguhnya Engkau adalah yang berkuasa atas segala sesuatu.



Ayat ini memerintahkan pada orang yang beriman untuk bertobat, dengan tobat yang sungguh-sungguh (taubatan nashuukha). Orang-orang beriman yang bertobat ini akan disempurnakan Allah SWT cahayanya di hari akhir.
Doa ini relevan untuk kita, untuk memohon kita diberi aurora yang positif, yang bisa mempengaruhi orang lain menempuh jalan yang benar dan lebih baik, karena mau bertobat dengan sungguh-sungguh.
Pada ayat sebelumnya (66:6) Allah SWT berseru kepada orang yang beriman untuk menyelamatkan diri dan keluarganya dari Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, karena durhaka kepada Allah SWT.










11:56

Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah SWT, Tuhanku (dan Tuhanmu) . Tiada suatu makhluk hidup, melainkan Dialah yang memegang rambutnya (jambulnya). Sesungguhnya bertuhankan Engkau adalah pada jalan yang benar.





Doa Nabi Hud, disaat kaumnya merencanakan sesuatu untuk mengalahkan orang yang beriman.

Untuk kita doa ini merupakan pengakuan bahwa hanya bertuhankan Allah SWT lah yang benar, semoga doa tersebut menjadi syafaat bagi kita dihari akhir.












Robbanaa aatinaa fi d dunyaa khasanataw wa fil aakhiroti khasanataw wa qinaa ‘adhaa ban naar.



Doa penutup













SHALAWAT

Bacan Shalawat u Nabi Muhammad SAW

37:180 Subhaana robbika robbi l ‘izzati ‘amma yashifuun.
Maha –suci Tuhanmu, Tuhan yang Maha-perkasa, jauh dari apa yang kamu lukiskan



Ayat 37:180-182 merupakan doa penutup sesudah shalawat pada Rasul SAW, sebelum membaca kembali Al Fathihah.

37:181 Wa salaamun ‘ala l mursaliin
Dan damai bagi apara Utusan Allah SWT






37:182 Wal khamdulil Laahi robbil ‘aalamiin.
Dan segala puji kepunyaan Allah, Tuhan sarwa sekalian alam.










PENUTUP: AL FATHIHAH




Shodaqol Laahul ‘adhiim, Maha-benar Allah dengan firman Nya.


Al Quran:

Anjuran untuk mempercepat bila berbuat kebaikan, jangan ditunda-tunda.

Terburu-burulah pergi kepada kebaikan dan jadilah orang yang terdepan dalam mencapai itu (23:61)



Tolaklah keburukan dengan apa yang paling baik (23:96)
Surat-surat Al Quran:




  1. Al fathihah

  2. Al Baqoroh

  3. Ali Imran

  4. An Nisa

  5. Al Maaidah

  6. Al An’am

  7. Al A’raf

  8. Al Anfal

  9. Al Baraah

  10. Yunus

  11. Hud

  12. Yusuf

  13. Ar Ra’ad

  14. Ibrahim

  15. Al Hijr







  1. An Nahl

  2. Al-Israa

  3. Al Kahfi

  4. Maryam

  5. Tha Ha

  6. Al Anbiyaa

  7. Al Hajj

  8. Al Mukminun

  9. An Nuur

  10. Al Furqoon

  11. Asy Syuaraa

  12. An Naml

  13. Al Qashas

  14. Al Ankabuut

  15. Ar Rum







  1. Luqman

  2. As Sajdah

  3. Al Ahzaab

  4. As Sabaa

  5. Al Fathir

  6. Ya sin

  7. As Shaffat

  8. Shad

  9. Az Zumar

  10. Al-Mu’minun

  11. Ha Mim

  12. Al-Syura

  13. Zukhruf

  14. Al-Dukhan

  15. Al-Jatsiyah






  1. Al-Ahkaf

  2. Muhammad

  3. Al-Fath

  4. Al-Hujurat

  5. Qaf

  6. Al-Dhariyat

  7. Al-Thur

  8. Al-Najm

  9. Al Qamar

  10. Al-Rahman

  11. Al-Waqi’ah

  12. Al-Hadid

  13. Al-Mujadilah

  14. Al-Hasyr

  15. Al-Muntahanah







  1. Al-haff

  2. Al-Jumu’ah

  3. Al-Munafiqun

  4. Al-Taghabun

  5. Al-Thalaq

  6. Al-Tahrim

  7. Al-Mulk

  8. Al-Qalam

  9. Al-Haqqah

  10. Al-Ma’arij

  11. Nuh

  12. Al-jinn

  13. Al-Muzzammil

  14. Al-Muddatstsir

  15. Al-Qiyamah







  1. Al-Insan

  2. Al-Mursalat

  3. Al-Naba’

  4. Al-Nazi’at

  5. ‘Abasa

  6. Al-Takwir

  7. Al-Infithar

  8. Al-Tathfif

  9. Al-Insyiqaq

  10. Al-Buruj

  11. Al-Thariq

  12. Al-A’la

  13. Al-Ghasyiyah

  14. Al-Fajr

  15. Al-Balad






  1. Al-Syams

  2. Al-Lail

  3. Al-Dluha

  4. Al-Insyirah

  5. Al-Thin

  6. Al-‘Alaq

  7. Al-Qadr

  8. Al-Bayyinah

  9. Al-Zilzal

  10. Al-‘Adiyat

  11. Al-Qari’ah

  12. Al-Takatsur

  13. Al-‘Ashr

  14. Al-Humazah

  15. Al-Fil







  1. Al-Quraisy

  2. Al-Maun

  3. Al-Kautsar

  4. Al-Kafirun

  5. Al-Nashr

  6. Al-Lahab

  7. Al-Ikhlas

  8. Al-Falaq

  9. Al-Nas






Doa-doa dari Al-Quran; catatan dari Sri Tarmizi, halaman dari 17

Yüklə 223,04 Kb.

Dostları ilə paylaş:
1   2




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2024
rəhbərliyinə müraciət

gir | qeydiyyatdan keç
    Ana səhifə


yükləyin