Willy Ediyanto, S. Pd. Cucu Sukmara, S. Pd. Lelay Nangkay Puji, S. Pd. Irwansyah, S. Pd. Wakimun, S. Pd. Trinamita Masrudin, S. Pd. Dewi Yuliantini, S. Pd



Yüklə 467,2 Kb.
səhifə3/7
tarix02.11.2017
ölçüsü467,2 Kb.
#27364
1   2   3   4   5   6   7

Tugas Kelompok

    1. Buatlah kelompok terdiri atas 4 orang!

    2. Uraikan kembali rangkaian peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan dan bandingkan dengan teman kelompok masing-masing!

    3. Jelaskan alur peristiwa dari sinopsis novel yang dibacakan!


Tugas Rumah

Jawablah pertanyaan-pertanyaan beriktu ini!



  1. Berikut adalah jenis-jenis alur dalam sebuah cerita, kecuali ….

  1. Alur Maju

  2. Alur Mundur

  3. Alur Campuran

  4. Alur menurun

  1. Tahapan Alur yang benar adalah …...

  1. pengenalan cerita, penampilan masalah, Ketegangan menurun, puncak ketegangan, dan penyelesaian

  2. penampilan masalah, pengenalan cerita, puncak ketegangan, Ketegangan menurun, dan penyelesaian

  3. pengenalan cerita, Ketegangan menurun, penampilan masalah, puncak ketegangan, dan penyelesaian

  4. pengenalan cerita, penampilan masalah, puncak ketegangan, Ketegangan menurun, dan penyelesaian

  1. Karena masa lalu tokoh dikisahkan sekarang, maka cerita itu menggunakan alur ………

  1. Sorot balik

  2. Simpang siur

  3. Masa balik

  4. Mundur Maju

Kunci 1.d, 2.d, 3.d.


Standar Kompetensi :

16. Menulis naskah drama

Kompetensi Dasar :


16.1 Menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang sudah dibaca


Indikator

  1. Mampu mengidentifikasi perbedaan gaya penulisan cerpen dan drama

  2. Mampu mengidentifikasi pokok-pokok cerita dalam cerpen

  3. Mampu menulis naskah drama berdasarkan cerpen yang dibaca


Pengantar

Drama yang dipertunjukan pada awalnya berasal dari sebuah naskah drama. Naskah drama adalah karangan yang berisi cerita atau lakon. Sebuah naskah drama tidak selalu murni hasil dari imajinasi penulisnya, tapi bisa juga dihasilkan dari pengadopsian (pengambilan ide) karya sastra lain seperti cerpen, novel, atau puisi. Meskipun demikian naskah drama, bentuk dan susunannya berbeda dengan naskah cerita pendek atau novel.


Ringkasan Materi

Cerpen dan drama merupakan karya sastra yang memiliki karakteristik berbeda dalam penyajiannya. Penyajian cerpen biasanya dalam bentuk pemaparan dan dialog antartokoh, sedangkan drama penyajiannya hanya berbentuk dialog. Pemaparan dalam drama hanyalah sedikit karena hanya sebagai gambaran setting atau gerakan tokoh. Oleh karena itu, jika cerpen diubah menjadi drama hendaknya hanya mengambil dialog-dialognya atau bagian pemaparan diubah menjadi dialog

Hal-hal yang harus kalian lakukan dalam mengubah sebuah cerpen menjadi naskah drama, yaitu:

1. membaca cerpen secara keseluruhan,

2. menentukan topik dan inti cerita,

3. mengidentifikasi tokoh dalam cerpen serta perwatakannya,

4. menentukan latar,

5. menggolongkan dialog disesuaikan dengan tokoh yang berbicara, dan

6. memberikan prolog pada tiap adegan.
Tugas Mandiri


  1. Bacalah cerpen berikut ini!

Nasi Goreng

Oleh: Duryatin Amal

Rima dan Ramli tinggal bertiga dengan ibu mereka. Rima kini baru masuk SMA. Dan Ramli naik ke kelas VII SMP. Ibu mereka bekerja sebagai pencuci pakaian di beberapa rumah besar. Walaupun demikian, Rima dan Ramli tetap bercita-cita tinggi. Mereka selalu rajin belajar dan tidak putus asa.

Tahun ini, Rima sangat bangga, karena ia diterima di salah satu SMA favorit. Rima harus menjalani MOS (Masa Orientasi Siswa) selama tiga hari pertama. Pada masa itu, ia bisa berkenalan dengan siswa lainnya. Juga dengan kakak kelas dan dengan program sekolahnya.

Pada hari kedua MOS, Kak Mimi, salah satu kakak OSIS memberi pengumuman, "Adik-adik kelas sepuluh, besok ada acara tukaran makanan. Jadi kalian semua harus bawa makanan sendiri-sendiri. Nantinya akan saling ditukarkan!"

"Kak, makanannya misalnya apa, Kak?" tanya salah seorang anak.

"Oh, ya! Harus nasi lengkap dengan lauk dan sayuran. Harganya minimal Rp2.000,00."

Setelah Kak Mimi pergi, Rima jadi bingung sendiri. Dia akan membawa nasi dan lauk apa? Di rumahnya tak ada lauk yang enak dan istimewa. Paling hanya tempe dan tahu. Di rumah biasanya Rima menambahkan kecap di nasi putihnya. Itu sudah terasa nikmat sekali baginya. Tapi kalau Rima membawa menu seperti itu ke sekolah, ia takut diejek kawan-kawannya.

Setiba di rumah, Rima menceritakan tugasnya itu kepada ibu.

"Rim, sekarang ibu mau kerja dulu. Kamu saja yang memikirkan menu apa yang akan kamu bawa. Kalau bisa yang murah-murah saja. Agar ibu sanggup membelinya," kata ibu.

Namun, sampai ibunya pulang kerja, Rima belum juga menemukan jalan keluarnya. Untungnya pada saat sedang belajar malam, ia menemukan ide. Rima bergegas menemui ibunya.

"Bu, bagaimana kalau besok Rima bawa nasi goreng saja? Murah dan mudah kan, Bu?" ujar Rima.

"Benar juga. Kalau begitu, besok pagipagi akan ibu buatkan nasi goreng," kata ibu sambil menguap.

Rima iba melihat ibunya. Ibu Rima sebenarnya belum terlalu tua. Namun karena ia bekerja sangat keras, wajahnya tampak lebih tua dari usia sebenarnya.

Paginya, Rima membantu ibunya memasak nasi goreng. Nasi goreng itu lalu dibungkus dengan daun pisang yang diambil dari kebunnya.

"Terima kasih, ya, Bu. Rima berangkat dulu, ya!" pamit Rima pada ibunya.

Dengan gembira ia mengayuh sepeda tuanya menuju ke sekolah. Beberapa saat kemudian, Rima sudah berada di dalam kelas. Setelah beberapa saat berlalu, akhirnya tibalah acara yang dinanti-nanti Rima. Acara pertukaran makanan.

"Adik-adik kelas sepuluh, sudah bawa makanan semua, kan?" tanya kakak OSIS.

"Sudah Kak!" jawab murid-murid kelas sepuluh serentak.

Makanan yang dibawa murid-murid lalu dikumpulkan di meja guru. Rima mulai tegang.

Bagaimana jika makanannya jatuh pada temannya yang kaya? Apa dia mau memakan nasi gorengnya yang sederhana? Rima takut kalau-kalau teman-temannya mencemooh masakan itu.

Akhirnya saat pembagian makanan pun tiba. Rima mendapat makanan dari Rio. sedangkan nasi goreng bungkusannya diterima Miranda. Rima tidak langsung membuka kotak bekal dari Rio. Ia melirik ke arah Miranda yang membuka bungkusan nasi gorengnya itu.

"Wow, nasi goreng! Aku suka sekali nasi goreng! Wah kelihatannya enak!" sorak Miranda. Rima melihat Miranda memakan sesendok nasi gorengnya.

"Wow, enak sekali! Punya siapa ini?" tanya Miranda. "Itu punyaku," jawab Rima.

"Oh, kamu Rima, ya?" "Iya," jawab Rima singkat.

"Rim, siapa yang memasak nasi goreng ini?" tanya Miranda. "Ibuku," sahut Rima sedikit lega.

"Kebetulan, lusa ulang tahunku. Aku sedang cari makanan katering. Apa ibumu mau menerima pesanan nasi goreng seperti ini?" tanya Miranda.

"Bisa! Tentu saja bisa! Nanti akan aku bicarakan dengan ibuku," sahut Rima senang. Rosa dan Maya mendekati Miranda dan Rima.

"Oh, ini ya, nasi gorengnya! Boleh kucoba?" kata Rosa sambil menyendok sedikit nasi goreng. "Wah, enak sekali! Ibuku kan bekerja di kantor. Kebetulan ibu sedang bingung mencari katering untuk makan siang di kantornya! Ibuku pasti senang kalau bisa memesan nasi goreng seperti ini," kata Rosa.

"Oh, tentu saja bisa!" jawab Rima.

Kabar ini cepat menyebar. Sampai pada saat istirahat kedua, saat Rima sedang jalan di kantin, ibu penjual di kantin bertanya.

"Kamu Rima, ya?" tanyanya.

"Iya, Ada apa, Bu?" tanya Rima heran.

"Begini, ibu mau pesan nasi goreng buatan ibumu yang katanya enak itu. Mau ibu jual di kantin ini. Kalau bisa, lusa ibu pesan lima puluh bungkus dulu. Kalau laris, nanti ibu akan pesan lebih banyak lagi!"

"Oh, ya? Baiklah, nanti saya tanyakan ke ibu!" jawab Rima senang.

"Oh, ya nanti modalnya ini ada sedikit uang," ibu kantin menyodorkan sejumlah uang. Sampai di rumah, Rima berlari-lari mendekati ibunya yang sedang memasak. Ia bercerita tentang pesanan nasi goreng yang diterimanya tadi. "Oh, Ibu senang sekali!" Ibu memeluk Rima. Mereka sangat bersyukur untuk berkat Tuhan hari itu.




  1. Ubahlah cerpen di atas menjadi naskah drama!


Tugas Kelompok

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-6 orang!

  2. Pilihlah naskah drama terbaik yang telah disusun dalam tugas mandiri sebelumnya!

  3. Masing-masing anggota kelompok berbagi peran untuk memerankan naskah drama tersebut.

  4. Pentaskan naskah drama itu bersama kelompokmu di depan kelas!


Tugas Rumah

  1. Bacalah sebuah cerpen!

  2. Ubahlah cerpen itu menjadi naskah drama!

  3. Mintalah teman atau gurumu untuk mengomentari naskah dramamu itu!



Ulangan Tengah Semester
A. Pilihlah jawaban yang benar.

1. Dalam konvensi Jenewa telah diputuskan mengenai berbagai tugas-tugas Palang Merah Internasional.

Hasil penyuntingan dari kalimat di atas yang tepat adalah ….

a. Dalam Konvensi Jenewa telah diputuskan mengenai berbagai tugas-tugas Palang Merah Internasional.

b. Dalam konvensi Jenewa telah diputuskan mengenai tugas-tugas Palang Merah Internasional.

c. Dalam Konvensi Jenewa telah diputuskan mengenai tugas-tugas Palang Merah Internasional.

d. Dalam Konvensi Jenewa telah diputuskan mengenai berbagai tugastugas Palang Merah Internasional.

2. Kalimat sapaan hormat yang tepat dalam berpidato adalah ….

a. Hadirin dan hadirat sekalian yang saya hormati,

b. Para hadirin sekalian yang saya hormati,

c. Hadirin sekalian yang saya hormati,

d. Hadirin yang saya hormati,

3. Hal yang tidak boleh dilakukan ketika memberikan pendapat dalam diskusi adalah ….

a. pendapat yang disampaikan boleh tidak didukung fakta

b. pendapat diajukan setelah dipersilakan moderator

c. pendapat disampaikan dengan sopan

d. pendapat yang diajukan masuk akal

4. Cerpen berjudul “Pipit Tak Selamanya Luka” yang termuat dalam Antologi Cerpen terbitan Oktober 2003 lalu, kesan kekuatan cinta yang ditonjolkan Irwan sangat tampak. Ceritanya tentang seorang gadis yang trauma dengan pernikahan kedua orang tuanya. Gadis itu adalah seorang mahasiswa yang akan diwisuda bernama Marshlly, yang dipinang oleh seorang pemuda, Abdul Halim. Meskipun terjadi perang batin, Marshlly pun menerima lamaran tersebut itu.

Hal yang diulas pada karangan Irwan tersebut adalah ….

a. Bentuk buku dan sampul menarik.

b. Fisik buku karangan Irwan yang berjudul “Pipit Tak Selamanya Luka”.

c. Kekurangan dan kelebihan antologi cerpen yang berjudul “Pipit Tak Selamanya Luka” karangan Irwan.

d. Isi cerpen yang ditulis Irwan tentang kekuatan cinta seorang gadis bernama Marshlly.

5. Anak-anak memang mudah meniru dari film kartun yang ditontonnya. Bahkan tidak jarang mengekspresikan berbagai omongan dan gerakan dari film yang menjadi kesukaannya saat bermain sendiri atau jika bertemu dengan temantemannya. Banyak dampak dari perkembangan jiwa anak-anak yang tergila-gila terhadap tokoh kartun. Oleh karena itu, sangat diperlukan orang tua mendampingi anak waktu menolong film kartun. Rangkuman yang tepat sesuai isi paragraf di atas adalah ….

a. Anak-anak mudah meniru segala sesuatu yang dilihat dan didengarnya. Orang tua perlu mewaspadai hal itu.

b. Anak-anak senang menonton film kartun. Maka itu, orang tua perlu mendampinginya.

c. Anak-anak mudah meniru segala sesuatu yang dilihat dan tidak perlu ada pendamping saat menonton televisi.

d. Film banyak berdampak bagi perkembangan jiwa anak-anak. Oleh karena itu, orang tua harus berhati-hati.

6. Menulis surat pembaca yang baik adalah ….

a. kritik dan saran berimbang

b. boleh menjelek-jelekkan pihak lain asal data akurat

c. menulis pendapat dengan panjang lebar

d. tidak memerhatikan kesopananbahasa

7. Sampai saat ini masih terdapat orang tua yang menjadikan anak sebatas objek semata. Dengan pengambilan keputusan, segala sesuatu yang berhubungan dengan anak, masih menjadi otoritas orang tua. Padahal, sesungguhnya anak memiliki hak kebebasan mengemukakan pendapat, termasuk kebebasan berpikir, beragama, dan berhati nurani.

Pesan yang terdapat dalam pidato di atas adalah ….

a. Orang tua merupakan pengambil keputusan utama dalam keluarga.

b. Hendaknya anak diberi kebebasan yang bertanggung jawab dalam berpendapat.

c. Pilihan seorang anak belum dapat dipertanggungjawabkan.

d. Keluarga yang baik selalu memerhatikan kesejahteraan anggota keluarga.

Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal nomor 8 - 103!

.............................

Pada hari-hari yang tertentu aku memesan becak tetangga untuk membawaku ke kota, ke salah satu sekolah tari yang dipimpin oleh seorang guru tari muda yang kukenal baik. Aku melihat murid-murid menari. Atau kadangkadang aku mengatur sikap tari Jawa yang kuketahui untuk tidak kehilangan kekuatan urat-urat lutut dan pinggulku. Aku memerlukan latihan-latihan semacam itu, karena tarian Bali bukan satu tarian yang bisa ditarikan tanpa keindahan

sikap tubuh dan bahu yang tegak.

.......................................

8. Keahlian khusus yang dimiliki tokoh di atas adalah ... .

a. memiliki keahlian menarikan tarian Bali

b. memiliki keahlian menarikan tarian Jawa

c. memiliki keindahan sikap tubuh

d. memiliki kekuatan urat-urat lutut dan pinggul

9. Dalam kutipan novel di atas, penulis memiliki akar tradisi daerah ... .

a. Jawa Tengah

b. Jawa Timur

c. Yogyakarta

d. Bali

10. Latar tempat yang digunakan dalam kutipan novel di atas adalah ... .



a. ruangan seksi budaya tari

b. jalan raya

c. kota Yogyakarta

d. sanggar tari

11. Penggunaan preposisi dari atau daripada yang benar pada kalimat di bawah ini adalah ... .

a. Ayo kita ke Gramedia mencari cerpen yang lebih bagus dari kemarin.

b. Maka bundaku berhentilah daripada menangis dan berduka cita.

c. "Kamu dapat kabar dari siapa?" tanyaku penuh harap.

d. Aku mendapat banyak ucapan selamat, bahkan daripada Bu Ratna sendiri.

Perhatikanlah kutipan novel berikut ini untuk menjawab soal nomor 12 dan 13!

.............................

Adik-adik kelas yang saya sayangi, tunjukkanlah kecintaan kalian terhadap kesenian dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Di ekstrakurikuler ini, kalian akan mempelajari berbagai jenis tarian khas dari beberapa daerah di Indonesia. Kalau bukan kita yang melestarikan kesenian Indonesia, lalu siapa lagi? Jangan sampai kesenian-kesenian Indonesia punah di negara asalnya dan justru berkembang di negara asing. Kita tentunya tidak ingin hal itu terjadi bukan?

.......................................

12. Isi kutipan pidato di atas adalah ... .

a. Tari merupakan kesenian asli Indonesia.

b. Tujuan dari kegiatan ekstrakurikuler tari.

c. Ajakan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari.

d. Upaya melestarikan kesenian Indonesia.

13. Kalimat yang berisi ajakan dalam kutipan pidato di atas adalah ... .

a. Tunjukkanlah kecintaan kalian terhadap kesenian dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari.

b. Di ekstrakurikuler ini, kalian akan dapat mempelajari berbagai jenis tarian khas dari beberapa daerah di Indonesia.

c. Kalau bukan kita yang melestarikan kesenian Indonesia, lalu siapa lagi?

d. Kita tentunya tidak ingin hal itu terjadi, bukan?

14. Perhatikanlah penggalan pidato berikut!



Hadirin yang terhormat,

(1) Hari ini rombongan sekolah kita akan melaksanakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler, yaitu berdarmawisata ke Pulau Bali. (2) Dikatakan kegiatan ekstrakurikuler karena perjalanan wisata itu merupakan rangkaian belajar untuk menambah ilmu pengetahuan di luar gedung sekolah. (3) Artinya bertamasya sambil belajar. (4) Oleh karena itu, semua siswa harus tetap disiplin, sebagaimana disiplin di dalam ruangan kelas.

Kalimat utama teks pidato di atas terdapat pada kalimat nomor ....

a. (1) c. (3)

b. (2) d. (4)

15. Perhatikanlah penggalan pidato berikut!

Bapak Ibu yang saya hormati. Jika kita cermati, bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini banyak disebabkan oleh ulah manusia yang kurang bertanggung jawab. Manusia ingin menang sendiri. Manusia memanfaatkan kekayaan alam sebanyak-banyaknya tanpa memerhatikan keselamatan lingkungan dan manusia yang bertindak semaunya sendiri. ...

Isi pidato di atas adalah ... .

a. bencana alam yang terjadi perlu dicermati

b. bencana alam terjadi karena ulah manusia yang kurang bertanggung jawab

c. manusia yang ingin menang sendiri menyebabkan terjadinya bencana alam

d. banyak manusia memanfaatkan kekayaan alam sebanyak-banyaknya tanpa memerhatikan keselamatan lingkungan

16. Penggunaan kata depan dari pada kalimat di bawah ini yang benar adalah ... .



a. Dia menulis karangan dari hal Palang Merah Indonesia.

b. Dari pagi saya menunggu mereka tak kunjung datang.

c. Maksud dari transfusi ini untuk amal.

d. Jakarta lebih ramai dari kota Manado.

17. Perhatikanlah penggalan pidato berikut!



Dalam kesempatan ini tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada Bapakbapak warga Desa Canden yang telah meluangkan waktu untuk mendengarkan penyuluhan ini. Akhir kata, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kalau dalam penyampaian penyuluhan ini ada kata-kata yang menyinggung perasaan Bapak-bapak. Sekian, terima kasih.

Pernyataan di atas merupakan bagian dari naskah pidato yang disebut ... .

a. isi c. penutup

b. pembuka d. tambahan

18. Perhatikanlah penggalan pidato berikut!



Mula-mula yang dimaksud sembako adalah sembilan bahan pokok. Tetapi, ketika banyak pedagang grosir menyembunyikan beras atau minyak goreng, sembako menjadi sembilan bahan kosong. Ketimpangan ekonomi yang menjadijadi menyebabkan sembako menjadi “semangat bakar toko”.

Cuplikan pidato di atas termasuk jenis pidato ... .

a. argumentatif

b. persuasif

c. rekreatif

d. informatif

19. Berikut ini yang bukanhal-hal yang harus kamu beri penilaian ketika menonton pementasan drama, adalah ....

a. bagaimana naskahnya

b. bagaimana akting pemain

c. bagaimana artistiknya

d. bagaimana penontonnya, apakah yang datang banyak?

20. Berikut ini yang bukan artistik yang mendukung pementasan drama, adalah ....

a. musik

b. tata cahaya

c. tata rias dan kostum

d. kecantikan dan ketampanan pemain

....

Hadirin yang berbahagia,



Kami atas nama wakil teman-teman kelas I dan II mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak dan Ibu Guru beserta kakak-kakak siswa kelas III yang akan meningalkan sekolah ini. Kami mengucapkan selamat kepada kakak-kakakku siswa kelas III dan berharap semoga kegemilangan prestasi yang telah dicapai dapat menjadi teladan bagi kami siswa kelas I dan II di sekolah ini.

21. Hal yang diungkapkan dalam naskah pidato pada paragraf kedua adalah ….

a. harapan siswa kelas I dan II setelah ditinggalkan

b. ucapan selamat kepada kakak kelas III yang telah lulus

c. ucapan selamat kepada kakak kelas III

d. ucapan selamat dan harapan siswa kelas I dan II kepada kakak kelasnya

22. Isi pidato di atas menceritakan ….

a. Kegagalan kelas I dan II meneladani kelas III.

b. Wakil siswa kelas I dan II berpidato kepada sis wa kelas III yang telah lulus.

c. Siswa Kelas III berhasil mengukir prestasi gemilang di sekolah.

d. Siswa kelas I dan II berharap agar berprestasi di sekolah seperti siswa kelas III.

23. Sudah empat hari ini ia duduk di beranda rumah sore hari. Pandangannya tak lepas dari tangga gunung di pinggir desa. Tak ada lagi yang ia tunggu kecuali suaminya yang pergi ke seberang untuk mengais rezeki. Kalaupun ia bisa berlari, sepertinya ia ingin mengejar kepergian orang yang sangat dicintainya.

Unsur yang menonjol dalam kutipan cerpen di atas adalah ….

a. latar c. tema

b. penokohan d. gaya bahasa

24. Pesan yang terdapat dalam khotbah tersebut adalah ….

a. Hidup kita pasti diwarnai oleh suka dan duka.

b. Kita harus tahan menghadapi godaan hidup dan mampu mengatasi hambatan yang ada.

c. Kita harus mampu menghadapi tantangan.

d. Kita harus kembali ke ajaran agama dengan rajin beribadah dan berdoa supaya kita mampu mengatasi setiap persoalan dengan baik.

25. Komentar terhadap isi khotbah di atas adalah ….

a. Saya setuju dengan isi khotbah karena agama mengajarkan kebaikan.

b. Saya yakin bahwa kembali ke ajaran agama baik untuk hidup tenang.

c. Hidup manusia wajar jika ada suka dan duka.

d. Marilah, kita semua belajar dari pengalaman hidup!

B. Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan cermat!

1. Tulislah sebuah surat pembaca yang berisi tentang keluhanmu terhadap gedung sekolah yang sudah rusak!

2. Tulislah sebuah teks pidato!

3. Buatlah sebuah teks atau naskah drama satu babak dengan 3 tokoh!

4. Ceritakanlah sebuah cerita pendek yang pernah kamu baca secara tertulis!

5. Buatlah dua kalimat yang menggunakan preposisi dari dan daripada yang berhubungan dengan kesenian!


TEMA: KESEHATAN


Standar Kompetensi :


10. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dalam pidato dan diskusi

Kompetensi Dasar :

10.2 Menerapkan prinsip-prinsip diskusi


Indikator

  1. Mampu mengidentifikasi prinsip-prinsip diskusi

  2. Mampu menjelaskan mekanisme diskusi

  3. Mampu menerapkan prinsip-prinsip diskusi dalam diskusi kelas


Pengantar

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering berhadapan dengan berbagai masalah yang tak dapat dipecahkan sendiri. Untuk memecahkan masalah-masalah tersebut kita memerlukan orang lain untuk memeberikan saran dan pendapatnya sehingga masalah itu dapat terselesaikan. Proses komunikasi dengan orang lain dalam rangka memecahkan masalah dinamakan diskusi. Secara harpiah diskusi adalah suatu bentuk kegiatan yang terdiri atas beberapa orang (ada penyaji,moderator, notulen, dan peserta) yang bertatap muka secara langsung dalam bertukar pikiran atau pendapat dan pandangan terhadap masalah untuk mencari pemecahan


Ringkasan Materi

Diskusi pada prinsipnya adalah proses komunikasi multiarah yang melibatkan moderator, penyaji, peserta diskusi, dan notulis. Moderator atau pemandu adalah orang yang memandu jalannya diskusi. Penyaji adalah orang yang menyampaikan permasalahan dan mengemukakan pendapat terhadap permasalahan itu. Peserta diskusi adalah orang yang menanggapi pendapat penyaji. Notulis adalah orang yang mencatat seluruh pendapat dan tanggapan dalam diskusi.

Mekanisme diskusi adalah sebagai berikut:


  1. Moderator membuka jalannya diskusi. Dalam acara ini moderator memperkenalkan narasumber atau pembicara.

  2. Narasumber menyampaikan makalahnya

  3. Peserta diskusi diberi kesempatan bertanya dalam bentuk termin-termin secara bergantian.

  4. Moderator menyimpulkan hasil diskusi dibantu sekretaris dan menutup jalannya diskusi.

Penerapan prinsip-prinsip diskusi dilakukan melalui tahap pembuka, tahap diskusi, dan tahap penutup.


Yüklə 467,2 Kb.

Dostları ilə paylaş:
1   2   3   4   5   6   7




Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©muhaz.org 2024
rəhbərliyinə müraciət

gir | qeydiyyatdan keç
    Ana səhifə


yükləyin